22 Februari 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Batal Dicoret, Kasdi Masuk DCT Lagi


Batal Dicoret, Kasdi Masuk DCT Lagi
Kasdi (kiri) bersama kuasa hukumnya saat sidang adjudikasi di Kantor Bawaslu Bontang, belum lama ini.

KLIKBONTANG.com -- Terbayar sudah perjuangan Kasdi, calon legislatif (caleg) Partai Nasdem nomor urut 9 Dapil Bontang Selatan. Sempat dicoret dari Daftar Caleg Tetap (DCT), kini eks PNS Diskes Bontang itu bisa mengikuti kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) 17 April mendatang.

Lewat sidang adjudikasi, Ketua Majelis Hakim sekaligus Ketua Bawaslu Bontang, Nasrullah menyampaikan, salah satu poin kuat sehingga mengabulkan permohonan Kasdi, yaitu terkait surat keterangan (SK) yang menyatakan Kasdi telah resmi mundur dan tidak bekerja lagi sebagai aparatur sipil negara (ASN).

"Pemohon (Kasdi) sudah sesuai prosedur dan mekanisme yang diatur dalam peraturan perundangan, dengan segala akibat terbitnya surat pensiun sejak 1 Agustus 2018," kata Nasrullah kepada awak media.

Disinggung mengenai penolakan mediasi antara pemohon dengan termohon (KPU) beberapa waktu lalu, lanjut Nasrullah, hal itu memang perlu dilakukan. Sebab, tidak serta merta apa yang diajukan dan ditunjukkan oleh Kasdi lalu disetujui. Menurutnya perlu ada pengkajian hingga dilanjutkan pada sidang adjudikasi.

"Kami sudah mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Saksi, lembaga pemberi kewenangan, dan lainnya. Sehingga majelis memutuskan dan mengabulkan permohonan kasdi," ucap pria ramah senyum itu.

Usai dikabulkan, selanjutnya Bawaslu meminta kepada KPU Bontang agar menetapkan Kasdi tetap masuk dalam DCT. Kemudian membatalkan SK KPU nomor 13/Hk.03. 1-Kpt/6474/KPU-Kot/1/2019 tentang perubahan atas keputusan KPU Kota Bontang nomor 58/Hk.03. 1-Kpt/6474/KPU-Kot/IX/2018 tentang penetapan DCT.

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Bontang, Joni Muslim berterima kasih kepada semua pihak atas kembalinya Kasdi sebagai Calon Legislatif. Baik simpatisan maupun para relawan yang tetap setia mengawal selama proses sidang. Sebab, Kasdi sebagai salah satu calon yang dianggap mampu menoreh suara banyak.

"Hak beliau (Kasdi) memang harus diberikan. Apalagi merupakan salah satu tokoh yang sangat berpengaruh dalam pemilihan legislatif," tukasnya.

Sebelumnya, Kasdi dinyatakan melanggar aturan pemilu lantaran masih berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan dan KB saat mengikuti kontestasi Pileg 2019. Kamis (17/01/2019), Majelis Hakim Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimanta Timur memutuskan pencalonan Kasdi digugurkan, sekaligus meminta agar KPU Bontang mencoret nama Kasdi sebagai Caleg dari Partai Nasdem.

Berselang beberapa hari kemudian,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang dengan Kasdi bersepakat agar pemohom kembali masuk dalam DCT. Akan tetapi, hal ini ditolak oleh Bawaslu Bontang. Perkara pun semakin panjang. Butuh enam kali mengikuti proses sidang, permohonan Kasdi akhirnya disetujui Bawaslu dan bisa kembali mengikuti pemilihan calon legislatif 2019. ***

Reporter : Arsyad Mustar    Editor : KLIKGROUP



Comments

comments


Komentar: 0