21 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Soal Bau Amoniak, Dewan Panggil PKT


Soal Bau Amoniak,  Dewan Panggil PKT
Komisi III DPRD Bontang menggelar rapat dengar pendapat bersama Pupuk Kaltim terkait bau amoniak, Selasa (19/2/2019). KLIKBONTANG/ARSYAD

KLIKBONTANG.com -- Komisi III DPRD Bontang memanggil PT Pupuk Kalimantan Timur untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP) mengenai keluhan warga atas bau amoniak.

Ketua Komisi III DPRD Bontang sekaligus pemimpin jalannya RDP, Rustam HS mengatakan keluhan ini telah banyak ia peroleh dari warga kurun waktu dua pekan terakhir.

Kata Dia, bau amoniak tidak hanya dirasakan warga buffer zone. Akan tetapi juga tercium hingga ke Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan. "Baunya itu bahkan sampai ke Tanjung laut. Ada teman saya yang laporkan," katanya di hadapan Manajemen PKT, Selasa (19/2/2019).

Menurut perwakilan Aliansi Kaltim Bersatu (Alkab), Heru Nata Guna mengungkapkan kejadian ini merupakan pencemaran udara yang dilakukan PKT, tentunya meresahkan warga.

"Realitanya terjadi di masyarakat. Merasakan bau hingga sesak nafas," katanya.

Hal itu pun dibantah Kepala Bagian (Kabag) Eksternal Departemen Humas PKT, Ramli. Dirinya mengatakan saat ini PKT memang sedang melakukan beberapa aktivitas, seperti Turn Around (TA), perbaikan, pembersihan tangki dan kegiatan lainnya.

"Masih laik dihirup masyarakat di buffer zone saat ini. Bukan pencemaran udara," jelas Ramli.

Menurutnya, kondisi cuaca dan hembusan angin saat ini menjadi salah satu faktor bau amoniak tercium di beberapa titik di wilayah Bontang.

Selain itu, dalam hal ini bukan hanya PKT yang menjadi perusahaan menggunakan amoniak. Akan tetapi terdapat sepuluh JVC (Join Venture Company) yang juga menggunakan amoniak.

"Alangkah baiknya kalau perusahaan lain juga dihadirkan dalam rapat ini," imbuhnya.

RDP ini turut dihadiri Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Camat Bontang Utara, Lurah Lok tuan, serta Lemba Swadaya Masyarakat (LSM) Kaltim Hijau.

Dalam waktu dekat, Komisi III DPRD Bontang menjadwalkan akan turun langsung untuk mengecek kondisi di lapangan. (INFORIAL)

Reporter : Arsyad Mustar    Editor : KLIKGROUP



Comments

comments


Komentar: 0