27 Mei 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tidur Siang Bisa Menurunkan Tekanan Darah


Tidur Siang Bisa Menurunkan Tekanan Darah
Ilustrasi.

KLIKBONTANG.com -- Kebiasaan tidur siang di masa kecil layak dipelihara hingga dewasa karena manfaat kesehatannya. Apalagi riset baru American College of Cardiology membuktikan, tidur siang bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Menurut salah satu penulis studi, Dr. Manolis Kallistratos, kardiolog di Asklepieion General Hospital, Yunani, temuan ini signifikan. Pasalnya, bagi prang-orang dengan tekanan darah tinggi, penurunan sedikit saja bisa meminimalkan risiko serangan jantung maupun strok.

Walau selama ini dianggap sebagai penyakit orang tua, penyakit kardiovaskular meningkat di kalangan muda, khususnya perempuan. https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/semakin-banyak-perempuan-alami-serangan-jantung Masalah kesehatan ini bisa dicegah dengan aktivitas yang menurunkan tekanan darah.

"Tidur siang tampak menurunkan tekanan darah dalam ukuran yang sama seperti perubahan gaya hidup lain," ujar Dr. Kallistratos dalam pernyataan riset.

Setiap jam yang digunakan untuk tidur siang menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 3 mm Hg. Tekanan darah sistolik adalah kekuatan darah yang terdorong ke areri saat jantung berdetak.

Minum obat bisa menurunkan tekanan darah rata-rata 5 hingga 7 mm Hg. Sementara tidur siang mengurangi tekanan darah rata-rata 5 mm Hg secara keseluruhan.

Untuk penelitian ini, peneliti mengumpulkan data 212 orang dengan rata-rata usia 62 tahun. Mereka memiliki tekanan darah sistolik rata-rata 130 mm Hg. Sekitar seperempat peserta adalah perokok, dan atau menderita dibates tipe 2.

Peneliti membandingkan tekanan darah peserta yang tidur siang selama sekitar 49 menit, dan mereka yang tidak dalam satu hari. Mereka mempertimbangkan faktor seperti konsumsi alkohol, kopi dan garam, tingkat aktivitas peserta, usia, gender, dan konsumsi obat.

Peserta memakai monitor tekanan darah untuk melacak hasilnya selama 24 jam. Dalam kurun waktu satu hari, mereka yang tidur siang memiliki rata-rata tekanan darah sistolik lebih rendah 5 mm Hg daripada peserta yang tidak tidur siang.

Secara keseluruhan tekanan darah peserta yang tidur siang lebih baik (128.7/76.2) dibandingkan yang tidak tidur siang (134.5/79.5).

"Temuan ini penting karena penurunan tekanan darah sekecil 2 mm Hg saja bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung hingga 10 persen," jelas Dr. Kallistratos.

Hasil riset ini dipresentasikan di konferensi tahunan European Society of Cardiology di London. Menilik data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 dan 2018 dari Kementerian Kesehatan Indonesia, hipertensi termasuk penyakit yang perlu diwaspadai. Pasalnya prevalensi atau angka kejadian hipertensi tahun 2018 meningkat pada semua kelompok usia dibandingkan 2013.

Peningkatan paling tinggi pada kelompok umur 55-64 tahun yakni 45,9 persen pada tahun 2013 dan menjadi 55,2 persen pada tahun 2018.

Tidur siang adalah kebiasaan yang mewah di tengah budaya kerja jam 9 sampai 5 dan rutinitas harian yang intens.

Namun, mengingat manfaatnya, tak salah jika Anda berusaha meluangkan waktu. Tidur siang adalah kebiasaan yang mudah diterapkan, dan tidak makan biaya.

Tidur siang adalah kebiasaan yang umum di penjuru dunia. Newsweek melaporkan, di Tiongkok tidur siang bahkan jadi hak konstitusional karyawan.

Riset pun telah membuktikan, karyawan yang kurang tidur membawa dampak negatif bagi perekonomian. Sementara mereka yang tidur siang secara teratur lebih baik kondisinya secara umum. ***

Reporter : Inara Dafina    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0