22 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kader Posyandu Dituntut Ikuti Perkembangan Zaman


Kader Posyandu Dituntut Ikuti Perkembangan Zaman
Perwakilan berbagai lembaga vertikal dan horisontal serta perusahaan yang mendukung penuh Jambore Kader Posyandu. DARWIN/KLIKBONTANG

KLIKBONTANG.com -- Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bontang menggelar Jambore Kader Posyandu se-Bontang dan Capacity Building di Lembah Hijau Lestari, 6-7 April 2019 lalu.

Kegiatan ini melibatkan sebanyak 800 kader Posyandu Balita dan Lansia yang tergabung pada Usaha Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Pembukaan dihadiri berbagai unsur Pemkot Bontang, manajemen Pupuk Kaltim sebagai Sponsorship, dan Ubaya Bengawan dari DPRD Bontang.

Para peserta sangat antusias sejak dimulainya kegiatan pada Sabtu, 6 April 2019. Sejak dibukanya registrasi peserta, antrean pun terlihat cukup panjang. Senam bersama pun terlaksana untuk mengawali kegiatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, dr Bahauddin mengatakan agenda ini dimaksudkan untuk mewujudkan kader posyandu yang terampil, mandiri dan lebih percaya diri dalam menghadapi era milenials.

Sebab itu, kader Posyandu harus dibekali dengan pengetahuan terkini terkait berbagai hal yang ada di Posyandu. Sehingga, melalui kegiatan ini para kader dapat me-refresh atau memperbaharui pengetahuan mereka terkait manajemen Posyandu.

"Manajemen Posyandu dari dahulu hingga saat ini hampir sama. Namun harus ada penyesuaian-penyesuaian mengikuti perkembangan zaman," ucapnya.

Berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan Dinas Kesehatan bertujuan menambah wawasan para kader. Disamping itu, agar dapat meningkatkan pelayanan Posyandu kedepan.

Dijelaskannya, beberapa waktu lalu ada sedikit penurunan animo masyarakat untuk membawa balita mereka ke posyandu. Hal inilah yang menjadi alasan perlunya pembekalan materi melalui pertemuan Jambore Kader Posyandu ini.

"Kita ingin agar manajemen posyandu itu disesuaikan. Karena ibu-ibu milenials ini pendekatan komunikasinya berbeda. Nah melalui kegiatan ini, kita refreshing manajemen posyandu agar tertata lebih baik," jelasnya.

Disamping itu, untuk memberikan tips-tips mengajak masyarakat agar lebih proaktif membawa balita mereka ke Posyandu. Dengan harapan agar pengelolaan Posyandu kedepan dapat lebih baik lagi.

Ditempat sama, Kasi Promkes Diskes Bontang, Jamilah menyampaikan tujuan kegiatan ini ialah memberikan semangat baru, kekompakan, kerjasama, meningkatkan dan me-refresh skill para kader sehingga Posyandu dapat lebih dinamis. Memiliki progres menuju strata mandiri.

"Mewujudkan para kader yang percaya diri, terampil merupakan manifestasi kegiatan yang terencana dalam program Dinas Kesehatan. Sebagai upaya pembinaan, pengawasan, pengendalian dan pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan," urainya.

Kegiatan ini menyasar sebanyak 119 Posyandu Balita dan 28 Posyandu Lansia se-Bontang dengan total sebanyak 800 kader. Di hari pertama, para peserra mengikuti berbagai lomba diantarannya Parade Defile dan yel-yel, Lomba cipta menu MP-Asi (Makanan Pendamping Asi), Lomba penyuluhan kesehatan, Kuis ranking 1, Kontes livesing, serta Out bond dan beragam fun games.

Di hari berikutnya, para peserta mendapatkan peningkatan capacity building meliputi Refreshing Antropometri Posyandu, Introduksi PoA dalam manajemen Posyandu, Penyuluhan Interpersonal atau Konseling kunjungan rumah dan pelaporan, Refreshing Survey PHBS Masyarakat Tatanan Rumah Tangga, dan Refreshing Tata Laksana Penanggulangan Diare.

Selain itu, Refreshing Pendidikan Personal Hygiene dan Asuhan Keperawatan, Refreshing Penyakit Tidak Menular dan Pengendalian Faktor Risiko, Refreshing Pendidikan Kesehatan Gigi Mulut Balita, Sosialisasi GEMAR CERMAT, Refreshing Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak di Posyandu, Introduksi Akupresure Mandiri, Teknik Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, hingga TOSS TB atau penatalaksanaan TB untuk masyarakat.

Kegiatan capacity building diwujudkan dalam bentuk kelas-kelas yang dibagi secara grup dan secara bersamaan berlangsung disetiap grup. Refreshing ini memadukan keilmuan berbagai profesi kesehatan yang menjadi fasilitator disetiap grupnya. (inforial) 

Reporter : Darwin Tri    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0