19 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bermodal Botol Air Mineral, Darman Bertahan di Laut selama 14 Jam


Bermodal Botol Air Mineral, Darman Bertahan di Laut selama 14 Jam
Darman mendapatkan perawatan intensif oleh petugas kesehatan usai ditemukan Jumat (12/4/2019) pagi. FITRI/KLIKBONTANG

KLIKBONTANG.com – Seorang pria bernama Darman (20) warga Donggala, Sulawesi Tengah yang tinggal sementara di Berbas Pantai ditemukan selamat usai mengapung di perairan Beras Basah selama 14 jam, Jumat (12/4/2019) pagi.

Kala ditemukan, kondisi Darman lemah. Usaha pria berkulit gelap itu bertahan hidup penuh perjuangan. Botol mineral berukuran 1,5 liter dimasukannya ke dalam koas merah yang dikenakannya. Tak hanya itu, untuk bisa bertahan dan mengapung di laut lepas, Darman memegang jeriken 30 liter yang didapatnya saat dirinya terhempas dari kapal.

Arisa, Koordinator Penyelamatan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang. Laporan hilangnya korban diterima dari Sonny, Ketua RT 16, Kelurahan Berbas Pantai seusai ibadah salat maghrib, Kamis (11/4/2019) malam.

Menerima laporan itu, tim BPBD langsung melakukan persiapan guna mencari keberadaan korban. Namun pencarian tak bisa dilakukan malam itu juga, mengingat lokasi penyisiran begitu luas. Kondisi pencarian di malam hari juga menyulitkan, sebab pencahayaan amat minim. Terlebih, tinggi ombak kala itu mencapai 1 meter.

Esok harinya, Jumat (12/4/2019) pagi sekira pukul 7.30 Wita, BPBD menerjunkan 5 orang personel dengan 1 unit Speedboat mencari korban. Titik  pencarian dimulai dari pelabuhan Tanjung Laut. Namun dari separuh perjalanan, tim telah menemukan korban mengapung di sisi tenggara Pulau Beras Basah, atau 30 mil dari bibir pantai.

Saat diamankan di kapal BPBD, korban sudah bisa diajak berbicara meski belum seutuhnya normal. Diketahui pria itu adalah warga Donggala, dan merupakan anak buah kapal (ABK) kapal pencari ikan. Belum diketahui penyebab pasti ia bisa terjerembab ke laut. Namun diperkirakan, kala melaut kondisi ombak sedang tinggi, dan membuat kapal berguncang keras. Walhasil korban jatuh ke laut, namun ABK lain tak ada yang menyadari.

Korban tiba ke darat melalui pelelangan ikan Berbas Pantai. Tiba disana, ia langsung dilarikan ke ambulans Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang untuk menerima pertolongan lebih lanjut. Sementara itu, di sekitar lokasi pelelangan ikan. Terlihat puluhan warga yang penasaran melihat proses evakuasi. Ini cukup mengganggu kerja petugas, meningkat korban harus segera mendapat pertolongan. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0