19 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bersih-Bersih Algaka demi Estetika Kota


Bersih-Bersih Algaka demi Estetika Kota
Satpol PP Bontang membersihkan alat peraga kampanye di Jalan Pupuk Raya, Ahad, 14/4/2019 pagi. FITRI/KLIKBONTANG

KLIKBONTANG.com -- Sebelum memasuki masa tenang Pemilu yang jatuh 14-16 April 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bontang membersihkan seluruh ruang publik di Bontang dari alat peraga kampanye (Algaka), Minggu (13/4/2019) pagi.

Kegiatan ini melibatkan ratusan personel gabungan. Terdiri dari jajaran staf Bawaslu Bontang;  tingkat kota hingga kelurahan, Polres Bontang, Kaesbangpol Bontang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)

Sebelum terjun ke jalan, dimulai dengan apel pagi di Kantor Bawaslu Bontang, Jalan Letjen S Parman, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat. Apel dipimpin langsung Ketua Bawaslu Bontang, Nasrullah.

Dalam arahannya, ia meminta seluruh pihak yang terlibat kegiatan ini untuk menjaga sikap. Jangan menunjukkan arogansi dan menjunjung tinggi sikap menghargai. "Tolong jangan arogan. Tunjukkan sikap sopan dan menghargai,"pintanya.

Ia berharap melalui kegiatan ini, justru terjalin sinergitas dan kerja sama antar lembaga. Serta bersama mensukseskan Pemilu akbar pada 17 April mendatang.

Mengingat daerah penyisiran luas dan jumlah algaka mesti ditertibkan begitu massif. Nasrullah meminta agar tim bergerak cepat dan efektif. Intinya, seluruh algaka mesti diluruhkan.

"Kalau susah dilepas algaka yang ada kayunya. Robek saja gambarnya. Tapi pastikan jangan sampai berserakan," instruksinya.

Tepat pukul 09.40 Wita, tim mulai dipencar ke seluruh wilayah Bontang. Petugas dibagi dalam 3 tim. Tim Utara dipimpin Agus Susanto, Barat ada Aldy Altrian, dan Selatan dikomando Nasrullah.

KlikBontang berkesempatan memantau penertiban algaka tim utara. Dimulai dari kantor Bawaslu menuju simpang 3 Jalan Bridgen Katamso.

Sepanjang perjalanan itu. Iring-iringan mobil petugas sesekali menepi. Guna meluruhkan dan merobohkan seluruh algaka yang berdiri di kiri-kanan jalan, median, atau yang terpaku di pohon.

Sejumlah anggota Satpol PP bahkan harus memanjati bangunan. Guna menurunkan algaka berukuran sekira 1 x 2 meter yang berdiri di atas banguan. "Tarik aja itu Pak kalau enggak bisa dirubuhkan kayunya," instruksi Agus Susanto.

Dari Jalan Bridgen Katamso, petugas menuju Jalan Cipto Mangunkusumo. Sepanjang jalan ini, sudah tak banyak sampah visual yang merusak keindahan jalan ini. Lantaran pada malam sebelumnya, tepatnya pada 01.20 dini hari, petugas sudah amankan sebagian besarnya.

"Sudah dihabiskan petugas itu tadi malam, makanya ini tinggal dikit," terang Agus Susanto kepada media.

Meski di bawah rundungan gerimis, petugas tetap semangat membersihkan kota Taman dari kekumuhan algaka. Selanjutnya, tim utara bergerak menuju Guntung, kemudian ke arah Lok Tuan. Tiba di daerah padat penduduk ini. Petugas harus bekerja eksta. Mengingat algaka ukuran diatas 1 meter masih banyak berserakan. Di sisi jalan atau bangunan warga.

Ketika di Lok Tuan, waktu telah menunjukkan pukul 12.24 Wita. Agus Susanto menginstruksikan seluruh petugas kembali ke kantor Bawaslu. Mengingat kondisi petugas yang mulai kelelahan. "Pak ke kantor (Bawaslu) aja dulu. Nanti abis makan siang kita lanjut," instruksinya.

Kepada media Agus Susanto menerangkan. Penertiban ini sejatinya telah dilakukan sejak dini hari. Dan dilanjut di pagi harinya. Pihaknya menginstruksikan agar penertiban mesti rampung sebelum hari pemilihan 17 April mendatang.  Itu sebabnya, kegiatan ini dilakukan secara bergantian.

"Kita bakal bersihkan sampai ke gang-gang. Makanya tim kita bagi kerjanya. Ada pagi, siang, malam. Pokonya sampai Bontang bersih," jelas dia.

Kemudian untuk algaka yang sulit dijangkau karena ketinggian. Pihaknya bakal menerjunkan mobil crane. "Pembersihan ini sampai 16 April. Kita juga masih minta parpol untuk tertibkan algaka mereka," tandasnya. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0