19 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Nursalam Kesal Rapat Paripurna Banyak Kursi Kosong


Nursalam Kesal Rapat Paripurna Banyak Kursi Kosong
Suasana rapat paripurna DPRD Bontang dalam rangka penyampaian putusan rekomendasi DPRD Bontang terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Bontang akhir tahun anggaran 2018, Senin (15/4/2019).

KLIKBONTANG.com -- Ketua DPRD Bontang, Nursalam tak bisa menutupi rasa kesalnya. Ketika mengetahui dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Bontang yang diundang menghadiri rapat di kantor DPRD Bontang. Ternyata hanya 14 OPD hadir, Senin (15/4/2019) siang.

Nursalam mengambil waktu sejenak sebelum membuka rapat paripurna IV masa sidang III DPRD Bontang dalam rangka penyampaian putusan rekomendasi DPRD Bontang terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Bontang akhir tahun anggaran 2018.

Hal ini dirinya lakukan demi memastikan kehadiran satu per satu kepala OPD yang seyogyanya hadir. Dalam rapat yang dimulai sekira pukul 14.40 ini.

Untuk semakin memastikan kepala OPD bersangkutan hadir. Ia bahkan meminta ketika nama OPD disebutkan, maka perwakilannya harus berdiri dan menunjukkan diri. Bukan hanya mengacungkan jari tangan.

Pria yang lekat dengan model rambut lupus itu benar-benar tak bisa menutupi kejengkelannya. Kala mengetahui 'Undangannya' ternyata diabaikan. "Pembahasan kali ini erat kaitannya dengan OPD. Makanya diundang rapat," ketus Salam.

"Beberapa OPD sering begini. Tiap diundang rapat tidak pernah hadir. Tidak menghargai, padahal ini menyangkut mereka (OPD) juga," timpalnya.

Sementara itu, di deretan bangku dewan. Ternyata hal serupa terjadi. Banyak kursi-kursi nihil penghuni alias tak ada yang menduduki. Lantaran si pemilik kursi absen sidang dengan macam-macam alasan.

Mengutip kata Nursalam sendiri, kelakuan ini dianggap sangat 'Tidak menghargai' sebab hal ini kerap direptisi sejumlah anggota dewan.

Sekretaris Dewan (Setwan) Bontang, Lukman menjelaskan ketidakhadiran wakil rakyat itu disebabkan beragam alasan. Mulai dari menjenguk keluarga lantaran ada yang sakit. Hingga izin karena harus menghadiri urusan diluar kota.

"Macam-macam alasannya. Ada yang izin ke luar kota. Ada yang izin karena keluarga sakit," terangnya pada awak media. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0