22 Agustus 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Sisa Racikan Miras Oplosan Bertebaran di Kawasan Eks Lapangan Kampung Baru


Sisa Racikan Miras Oplosan Bertebaran di Kawasan Eks Lapangan Kampung Baru
Patroli kamtibnas di kawasan eks Lapangan Kampung Baru, Bontang Selatan, Sabtu (18/5/219). Foto: Fitri Wahyuningsih/Klikbontang

KLIKBONTANG.com -- Demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibnas), khususnya selama bulan ramadan. Kelurahan Berebas Tengah menggelar patroli gabungan untuk mengamankan balapan liar dan penyalahgunaan narkotika, di akhir pekan kemarin.

Patroli kamtibnas ini dipimpin langsung Lurah Berebas Tengah, Muhammad Mahfudz. Serta ikut melibatkan unsur lain, diantara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM) Berebas Tengah. 

Katanya patroli sejatinya digelar setiap hari. Tiap Senin hingga Jumat dilakukan oleh FKPM. Dengan menyisir rumah-rumah warga. Sedang Sabtu-Minggu ikut melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Lurah. 

Sebelum menyusuri lokasi patroli, dimulai dengan apel persiapan dipimpin Lurah Mahfudz. Dihelat di pelataran parkir kantor Berebas Tengah, Sabtu (18/5/219). 

Dalam arahannya, Lurah Mahfudz meminta seluruh tim agar bekerja sebaik-baiknya. Menghindari konfrontasi, dan mengedepankan pendekatan persuasif. Ini dilakukan, lantaran target operasi kali ini umumnya dilakukan remaja tanggung, yang tingkat labil dan penasarannya tinggi. 

"Semoga kegiatan kita malam hari ini (Sabtu malam, red) berjalan lancar, tidak ada kendala berarti," harapnya. 

Usai apel persiapan sekira 10 menit. Tepat pukul 22.00 Wita tim bergerak menuju Jalan Raden Patah. Dari sana, tim menuju simpang 3 Berebas. Di sini tim berhenti sejenak. Untuk menyaksikan apakah ada balapan liar terjadi. Di sela-sela patroli, kepada awak media Lurah Mahfudz menjelaskan. 

Dari simpang 3 Berebas hingga simpang 3 Hotel Andika, Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Berebas Tengah, kerap digunakan remaja untuk mengeber motornya sembarangan. Perilaku tak terpuji ini tentu saja amat merugikan dan mengggagu. Lantaran jalan tersebut merupakan jalan utama yang kerap dilalui pengguna kendaraan bermotor dari seluruh kota. 

Selain itu, suara bising yang dihasilkan balap liar mengggagu ketenangan warga yang ingin istirahat. Tak berhenti disitu. Si pengendara liar pun membahayakan diri sendiri. Lantaran kerap mengabaikan standar keamanan dalam berlalu lintas dan berkendara. 

"Mulai di sini (Simpang 3, red) sampai depannya Hotel Andika, sering anak-anak balapan liar," bebernya.

Dari sini, tim lantas meluncur ke daerah sekitar Bandara PT Badak. Sejatinya ini masuk dalam wilayah Kelurahan Satimpo. Hanya saja, karena posisinya lebih dekat dengan Berebas Tengah, maka mereka merasa berkewajiban untuk menyisir daerah itu pula. 

"Ini wilayahnya Satimpo sebenarnya. Cuma karena dekat dengan kita, dan karena kita juga bernaung dalam kecamatan Bontang Selatan, makanya kami ke sini," papar Lurah Mahfudz. 

Kala tim tiba di lokasi. Sejumlah remaja yang bersiap menggeber motor sembarangan, seketika kabur melalui jalan-jalan sempit yang menghubungkan wilayah permukiman dan bandara. Kemudian di dekat bekas Kantor Pos. Ditemui banyak plastik sisa obat flu cair sasetan, serta bungkus suplemen energi dalam bentuk bubuk. Selain itu, didapati pula botol-botol plastik bekas alkohol untuk luka kadar 70 persen. 

Banyak remaja nakal yang gunakan komponen itu untuk meracik minuman yang merusak saraf. Alkohol yang seharusnya untuk luka luar, justru ditenggak begitu saja tanpa. Atau campuran suplemen energi dan obat flu.

"Aldo itu singkatan alkohol doang. Jadi anak-anak itu ada yang tenggak alkohol luka begitu saja. Kalau Koteng mereka racik dulu. Semua minuman itu bikin mereka fly (Terbang), tapi nanti dampaknya saraf mereka yang diserang," paparnya. 

Selain sebagai tempat "Minum," di lokasi ini juga dijadikan jalur balapan liar. Hanya menunggu saja, satu persatu kelompok remaja balap liar datang. Hanya karena melihat ada petugas di lokasi. Seketika mereka lari tunggang-langgang. 

"Kalau mau ditunggu sampai sahur, enggak habis-habis, mbak," tuturnya. 

Tim menyudahi patroli pukul 24.00 Wita. Secara umum, semuanya berjalan dengan lancar dan aman. Tidak ada sesuatu yang parah terjadi.  (*)

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0