18 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Biar Cepat Kabur Kalau Ada Polisi, Pelaku Balap Liar Bontang Bikin Grup WA


Biar Cepat Kabur Kalau Ada Polisi,  Pelaku Balap Liar Bontang Bikin Grup WA
Ilustrasi

KLIKBONTANG.com -- Hingga memasuki ramadan hari ke-15. Polres Bontang berhasil menjaring 23 motor, hasil sitaan dari remaja yang melakukan balapan liar di sejumlah titik di Bontang.

Diungkapkan Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Angga Indarta, aksi balapan liar digelar di beberapa titik. Diantaranya di Kelurahan Tanjung Laut, Berebas Tengah, Berebas Pantai, hingga Gunung Telihan.

Adapun sebelum memulai aksinya. Para remaja nakal ini menentukan titik kumpul dan jam beraksi melalui grup whatsapp. Selain itu, grup ini juga digunakan untuk memantau pergerakan polisi. Agar mereka tak tertangkap kala menggeber motor di jalan.

"Mereka ada grup di wasap untuk tentukan tempat. Juga mereka gunakan itu untuk memantau pergerakan polisi," beber AKP Angga kala ditemui awak media di kantornya, Senin (20/5/2019) pagi.

Sebab itu, agar razia balapan liar yang dilakukan berhasil. Polres Bontang menggunakan dua metode peringkusan. Pertama, langsung menciduk pelaku apabila keberadaan dan lokasi pembalap liar sudah jelas. Kedua, mengerahkan polisi berpakaian preman untuk mengelabui mereka.

"Namun pada dasarnya, kami gunakan pendekatan persuasif. Karena pelaku ini kebanyakan remaja di bawah umur,"

Lebih jauh dijelaskan AKP Angga. Umumnya balapan liar digelar pukul 20.00 Wita, hingga memasuki waktu santap sahur. Sebabnya banyak diantara pelaku yang mengaku pamit kepada keluarga, untuk pergi ibadah salat tarawih. Namun ternyata melakukan tindakan tak terpuji berupa balapan liar.

Tindakan ini sangat menghawatirkan. Bagi masyarakat umum. Diresahkan sebab mengganggu kala mereka melintas jalan yang dijadikan jalur balapan. Selain itu, suara bising yang dihasilkan menggangu warga berisitirahat.

Sedang bagi pembalap liar, ini membahayakan jiwa mereka. Lantaran balapan di jalan-jalan umum yang dilintasi pengendara lain, acap kali mengabaikan standar keamanan dan keselamatan berkendara.

Sebab itu AKP Angga mengimbau agar orang tua lebih bijak perihal kepemilikan kendaraan bermotor. Apabila anak masih dibawah umur, maka seyogyanya orang tua tak memberi mereka kendaraan.

"Pengawasan orang tua mungkin lebih diperketat," kata AKP Angga.

Kemudian konsekuensi bagi pelaku dan motor yang digunakan untuk balapan liar. Seluruh kendaraan hasil tilang kemudian digelandang ke Polantas Bontang. Kendaraan ini bakal diamankan hingga selesai hari raya. Polisi harus menahan kendaraan mereka untuk mencegah aksi balap liar diulang oleh remaja.

"Kalau untuk pengendaranya. Kami panggil orang tuanya, dan kami buatkan surat pernyataan," tandasnya. (*)

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0