16 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Realisasi Pendapatan Bontang Lampaui Target


Realisasi Pendapatan Bontang Lampaui Target
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (kiri) menyerahkan nota penjelasan atas Raperda Kota Bontang tentang pelaksanaan pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2018 kepada Ketua DPRD Nursalam di ruang rapat paripurna DPRD Bontang, Selasa (11/6/2019) siang. (FITRI/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.com -- Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan nota penjelasan atas Raperda kota Bontang. Tentang pelaksanaan pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2018, di ruang rapat paripurna DPRD Bontang, Selasa (11/6/2019) siang.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Neni menuturkan. Penyusunan laporan keuangan tahun 2018 dilakukan berbasis akrual. Yang berpedoman Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan dalam lampiran I. Sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan daera selama periode tahun anggaran 2018.

''Ini dilakukan guna memenuhi salah satu kewajiban konstitusional Pemerintah Derah sebagai entitas pelaporan,'' ujar Wali Kota Neni dari atas podium.

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Pemkot Bontang mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). ''WTP yang diraih tersebut, diterima 5 tahun anggaran berturut-turut,'' bebernya.

Kata dia, diterimanya opini WTP selama 5 tahun berturut. Menjadi bukti nyata dan kerja keras seluruh pihak dalam mengelola keuangan daerah yang akuntabel, transparan, dan berjalan secara optimal.

Lebih jauh Wali Kota Neni menjelaskan realisasi pendapatan daerah pada 2018 melampaui target sebesar Rp 1,254 trililun atau persentase capaian 105,34 persen. Adapun pendapatan ini bersumber dari penerimaan dana perimbangan keuangan dan PAD.

Sementara, alokasi belanja dianggarkan sebesar Rp 1,186 triliun, yang dapat direalisasikan sebesar Rp 1,186 miliar. Dengan persentase capaian realisasi sebesar 85,93 persen. Belanja pegawai cukup mendominasi alokasi belanja tahun 2018, yakni sebesar Rp 504,14 miliar.

Diakhir penyampaiannya. Wali Kota Neni katakan bahwa penjelasan pelaksanaan APBD Bontang tahun 2018 secara lengkap tertuang dalam buku rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2018. Yang nanti akan diserahkan kepada DPRD Bontang melalui pimpinan sidang. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0