19 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Keasyikan Nongkrong di Rel Tiba-tiba Kereta Api Melintas, Kaki Gadis Ini Putus Digilas


Keasyikan Nongkrong di Rel Tiba-tiba Kereta Api Melintas, Kaki Gadis Ini Putus Digilas
Keasyikan Nongkrong di Rel Tiba-tiba Kereta Api Melintas, Kaki Gadis Ini Putus Digilas - Kondisi Korban saat Berada di Rumah Sakit

KLIKBONTANG -- Keasyikan Nongkrong di Rel Tiba-tiba Kereta Api Melintas, Kaki Gadis Ini pun Putus Digilas

Gadis 19 tahun asal Kota Bogor harus kehilangan kakinya setelah digilas kereta api KA Pangrango Bogor-Sukabumi, Senin (13/8/2019).

Gadis berinisial NF lemas tak berdaya setelah ditabrak kereta hingga kakinya putus saat nongkrong di jembatan rel kereta yang berada di Jalan Raden Shaleh, samping Mal BTM, Kelurahan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ketika NF sedang nongkrong bersama teman-temannya.

Ketika itu NF sedang menunggu temannya yang berada di warung sambil duduk di atas rel.

NF mengaku bahwa saat itu Ia baru pertama kali duduk di atas rel. Namun nahas, saat dirinya sedang duduk di rel, tiba-tiba kereta dari arah Stasiun Batutulis melintas ke arah Stasiun Paledang.

Ia pun sempat mendengar teriakan warga, namun NF bingung harus lari kemana untuk menghindari kereta tersebut.

"Saya dan teman di atas lagi nunggu teman di warung, saya nunggu duduk di atas rel tiba-tiba dari arah sana ada kereta, bingung mau kemana, lari kesana enggak mungkin kalau loncat dibawah banyak kendaraan," katanya, Selasa (13/8/2019).

Untuk mengindari kereta, Ia pun mencoba menepi di sisi jembatan dengan kondisi kaki diatas rel dengan tujuan agar tidak terjatuh. "Pas kereta datang, ketika kelindas sampai jatuh itu sudah enggak sadar lagi udah enggak inget apa-apa walaupun mata melek tapi udah enggak sadar pikiran itu udah enggak inget apa-apa," katanya.

Meski demikian Ia pun terus bersyukur karena masih bisa aelamat dari periatiwa tersebut.

"Allhamdulillah, minta doanya biar sembuh biar cepet pulih, doain ya doain minta doannya," ujarnya.

Diketahui, kondisi di jembatan rel kereta KA Pangrango Bogor-Sukabumi itu tepat melintas di atas Jalan Raden Shaleh.

Jarak antara jembatan dengan jalan pun cukup tinggi. Tak heran bila saat itu korban yang berada di tengah-tengah jembatan rel kebingungan apakah harus balik tapi tak ada waktu lagi, atau meloncat ke bawah namun jaraknya cukup tinggi dan banyak kendaraan.

Kini, NF masih dirawat intensif di RS PMI Kota Bogor. Ia langsung dilarikan ke RS PMI Bogor setelah kaki kanannya tersangkut dan terlindas kereta Bogor-Sukabumi sekitar pukul 21.00 WIB malam tadi. Dokter Jaga IGD PMI Dr Hamdy Bahafdullah mengatakan bahwa kondisi pasiennya kini sudah mulai membaik.
 

"Secara umum kondisinya sudah membaik, hanya saja masih belum stabil gula darahnya, kemudian juga kita masih harus terus melakukan transfusi darah karena korban mengalami pendarahan aktif," katanya Selasa (13/8/2019).

Nantinya setelah kondisi secara kesuluruhan sudah stabil NF akan segera menjalani operasi di bagian kakinya

"Kaki sebelah kanannya mengalami faktur amputatum ya, dibagian turis tibi itu, iya jadi cenderungnya harus diamputasi jaringannya sudah mati ya, jadi mengalami unfungsi jaringannya luas," katanya.

Nantinya NF pun akan segera mendapatkan tindakan lanjutan agar kondisinya pulih dan terus membaik. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang gadis berusia 19 tahun harus kehilangan kakinya lantaran tergilas kereta yang melintas saat sedang nongrkong di atas Jembatan Empang yang merupakan jalur Kereta api.
 

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ketika sekelompok muda-mudi di Kota Bogor nekat nongkrong malam-malam di atas rel Kereta api jembatan Empang, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (12/8/2019).

Dari informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com ketika itu wanita berinisial NF itu sedang nongkrong di atas rel kereta.

Namun ketika asyik nongkrong tiba-tiba kereta melintas. Wanita itu pun sempat akan melompat ke bawah untuk menghindari Kereta. Namun naas kakinya tersangkut di rel.

Kapolsek Bogor Tengah Kompol Syaifudin Gayo saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dari informasi yang didapatnya dari keterangan saksi para gadis tersebut sudah diperingatkan warga saat kereta datang.

"Sudah diperingatkan warga tapi dari keterangan korban dia bingung terlebih kakinya tersangkut," ujarnya.

Akibatnya kaki wanita itu pun terlindas dan tubuhnya jatuh ke aspal. Beruntung korban berhasil selamat dan dilarikan kerumah sakit.

"Korban sudah berada di IGD PMI dan sudah mendapatkan penanganan medis," ujarnya.

Pantauan TribunenewsBogor.com di IGD PMI terlihat petugas kepolisian Polsek Bogor Tengah sedang meninjau korban, selain itu juga terlihat petugas Polmas Bogor berada di IGD PMI. 


Sumber : Tribunnews

Reporter :     Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0