19 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dulu Pembantu Rumah Tangga, Perempuan Boyolali Ini Dirikan B ERL Cosmetics


Dulu Pembantu Rumah Tangga, Perempuan Boyolali Ini Dirikan B ERL Cosmetics
Erlyanie, bos B ERL Cosmetics. (Instagram/@erlyanieberl)

KLIKBONTANG -- Kaum hawa tentunya familiar dong sama merek produk kecantikan bernama B ERL Cosmetics. Brand yang didirikan tahun 2017 ini sudah dipasarkan ke seluruh wilayah Indonesia dan dalam satu tahun bisa laris satu juta produk!

Salah satu faktor kesuksesan kosmetik ini ternyata dipengaruhi oleh pendirinya yaitu Erlyanie. Dengan konsep penjualan langsung lewat distributor, agen, dan reseller, perempuan berusia kepala tiga ini sukses menjual produknya ke kalangan masyarakat dengan target market A, B, dan C.

 

Produk yang saat ini dimiliki B ERL Cosmetics adalah paket perawatan wajah B ERL Intense Lightening Series, Beauty Advanced Lip Treatment, Beauty Lip Matte Cream, Make Up Remover The Make Up Eraser, dan paling anyar Fine & Fairness Cream. Semuanya diklaim aman bagi ibu hamil dan menyusui.

 

Uniknya, dalam mendirikan dan membesarkan B ERL Cosmetics, perempuan asal Boyolali ini sama sekali gak meminjam dana ke bank. Karena menurut Erlyanie, meminjam uang ke bank memang gak sesuai dengan prinsipnya.

 

Ingin tahu bagaimana kisah perjalanan Erlyanie yang sukses membesarkan brand ini? Yuk simak ulasannya.

1. Merantau ke Jakarta saat masih kecil

Dalam video wawancaranya dengan Teuku Wisnu yang diunggah di akun Youtube The Sungkars Family, Erlyanie mengaku bahwa dirinya gak terlahir di keluarga kaya. Di kampung, aktivitas sehari-harinya ya cuma cari rumput, kayu, dan bertani.

Sepeninggal ibunya, ayahnya pun menikah lagi. Namun Erlyanie sendiri gak akrab dengan ibu tirinya yang tergolong galak.

Alhasil, berbekal kantong plastik hitam dan tiga potong baju, Erlyanie yang masih SMP pamit ke Jakarta dengan ayahnya. Awalnya, ayahnya memang merasa berat melepasnya tapi akhirnya dia malah mengizinkannya. 

Dia pun merantau ke Jakarta bersama tantenya. Sampai di Jakarta, tantenya malah bingung karena dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, bagaimana dia bisa menghidupi keponakannya.

2. Sempat jadi pembantu rumah tangga gaji Rp 100 ribu per bulan!

Saking bingungnya, akhirnya dia pun melamar kerja sebagai pembantu rumah tangga lho. Wajar saja, di Jakarta lowongan kerja seperti itu memang cukup banyak.

Kebetulan pada saat itu, ada kenalan dari tantenya yang memang sedang mencari pembantu. Erlyanie pun menerima pekerjaan itu dengan gaji Rp 100 ribu per bulan! Gokil ya? Sayangnya, gak dijelaskan tahun berapa Erlyanie menerima pekerjaan itu.

Pendiri B ERL Cosmetics ini hanya bekerja selama enam bulan di rumah majikan pertamanya. Hal itu disebabkan karena majikannya kurang puas dengan kinerja Erlyanie yang memang kurang bersih. Maklum, dia masih kecil pada saat itu.

Singkat cerita, dia mendapat majikan baru yang memang mencari pembantu “yang belum dewasa.” Selama setahun bekerja di majikan baru ini, dia sama sekali “gak digaji” lho. Jadi cuma diberikan akomodasi saja. Kok bisa? Ternyata karena majikannya memang menggap Erlyanie kayak anak sendiri. 

Orangtua Erlyanie di kampung sama sekali gak tahu menahu soal perjuangan putrinya di Ibu Kota ini. Sebab, Erlyanie sendiri memang sering menyembunyikan perasaannya.

3. Ijazahnya Paket B

Selama masih bekerja sebagai pembantu rumah tangga, Erlyanie sering pergi mengunjungi sekolah di saat istirahat. Di sekolah-sekolah yang dia kunjungi, Erlyanie yang dari dulu ingin sekolah, cuma bisa ngintip proses belajar dari luar saja. 

Suatu ketika, dirinya dipanggil masuk ke ruang guru sekolah tersebut. Dia mengaku gak punya uang untuk sekolah. Singkat cerita, dia disekolahkan oleh majikannya yang sama sekali gak menggajinya. Rejeki emang gak kemana deh.

Akan tetapi, berhubung dirinya sudah telat dua tahun, dia memutuskan untuk ikut kejar paket B saja yang setingkat dengan SMP. Lulus dari paket B, dia melanjutkan ke SMA hingga kuliah. Tapi uang kuliahnya dia bayar sendiri dengan uang hasil kerja di beberapa tempat.

Menurut informasi di Mix, Erlyanie mengenyam pendidikan D3 di Bina Sarana Informatika, sebelum akhirnya lanjut ke S1. Tapi sayangnya, S1-nya gak lulus karena asyik berbisnis.

4. Lulus D3 sudah matang bisnis

Sebelum masuk ke bisnis online, pemilik B ERL Cosmetics ini ternyata berbisnis laundry lho. Lebih tepatnya laundry kiloan dan bertahan empat tahun.

Namun, karena ada pegawainya yang konon gak amanah, bisnis itu mandek. Erlyanie pun beralih ke bisnis online dengan menjual barang apapun, PALUGADA deh istilahnya.

Awalnya, dia memang gak paham soal bisnis online. Dia mulai penasaran saat seseorang mengirim broadcast message seputar produk kesehatan. Erlyanie pun iseng membelinya dengan sistem COD alias ketemuan, tapi alih-alih meminumnya, dia malah berpikir, “kok bisa dia beli barang ini?” Kok bisa seseorang jualan lewat BBM saja.

Akhirnya dia pun mencoba jualan obat penggemuk badan via BBM hingga jualan kosmetik online. Alhasil, dia pun sukses dalam bisnis ini.

5. Mendirikan B ERL Cosmetics

Nama B ERL ini sejatinya adalah singkatan. B-nya adalah berkah atau big (besar), sementara ERL-nya adalah Erlyanie.  

Bicara soal member B ERL Cosmetics alias agen reseller dan dropshiper, B ERL sudah punya 30 ribu member di bulan Agustus 2019! Padahal brand ini baru di-launching tahun 2017.

Usut punya usut, kesuksesan B ERL ternyata juga karena mendapat dukungan dari suami Erlyanie yaitu Agus. 

Kunci suksesnya dalam mendirikan perusahaan ini adalah keberadaan jaringan reseller yang cukup kuat. Jaringan itu dibangun saat Erlyanie aktif dalam bisnis kosmetiknya sebelum mendirikan brand ini. 

Intinya, menurut Erlyanie, jika memang mau sukses bisnis jangan pernah menutup diri untuk mendapat ilmu. Jangan gengsi juga untuk jualan atau melakukan sesuatu untuk mencari nafkah. 

Pastinya, yang terakhir adalah “sabar” ketika berjuang. Resep sabar ini ternyata dipelajari oleh Erlyanie dari ayahnya.

Itulah kisah perjalanan Erlyanie mendirikan B ERL Cosmetics. Intinya siapapun bisa sukses, apapun latar belakang pekerjaan dan status ekonominya.

 

 

Sumber : moneysmart.id

Reporter :     Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0