19 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bontang Kedatangan Tim Verifikasi Kota Sehat, Optimistis Pertahankan Swastisaba Wistara Emas


Bontang Kedatangan Tim Verifikasi Kota Sehat, Optimistis Pertahankan Swastisaba Wistara Emas
Wali Kota Neni berfoto dengan seluruh hadirin menyambut kehadiran tim Verifikasi kota sehat.Wali Kota Bontang optimis Bontang dapat mempertahankan swastisaba wistara emas untuk kelima kalinya

KLIKBONTANG -- Pemkot Bontang menyambut kehadiran tim verifikasi kota sehat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK). Dihelat di pendopo rumah jabatan (rujab) Wali Kota Bontang, jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (21/8/2019) pagi.

Selain kehadiran tim verifikasi KemenLHK RI. Hadir pula tim pembina kota sehat Provinsi Kalimantan Timur, (Kaltim)  dalam hal ini diwakili Fahmi Maulana serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bontang.

Dalam Kesempatan itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menuturkan Bontang telah memperoleh wistara emas empat tahun berturut-turut, sejak 2015 silam. Sedang saat ini, berupaya mempertahankan lambang supremasi tertinggi untuk kota sehat itu untuk kelima kalinya.

Dijabarkannya, visi Pemkot dibawah kepemimpinannya ialah menjadikan Bontang sebagai kota maritim berkebudayaan industri yang bertumpu pada kualitas sumber daya manusia (SDM) dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat. Sebabnya, menjaga lingkungan hidup telah sejak dahulu menjadi prioritas Pemkot Bontang.

Wali Kota Neni mendambakan kelak aliran sungai yang mengelilingi Kota Taman kembali normal. Bila perlu, sejernih aliran sungai yang ada di negeri Sakura, Jepang.

Untuk mewujudkan itu, Pemkot Bontang dibawah komando Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sedang giat-giatnya melakukan restorasi kali bersih. Kendati anggaran terbatas, namun Pemkot telah memiliki satu unit Excavator Amphibi untuk mengembalikan kondisi sungai Bontang.

"Sudah 4 km sungai Bontang berhasil direvitalisasi," ungkapnya.

Selain itu, ujarnya, Pemkot Bontang juga gencar membuka ruang terbuka hijau (RTH). Beberapa waktu lalu, Pemkot bahkan meresmikan 3 diantaranya secara simulatan di satu waktu (hari).

Sebabnya ia optimis Bontang dapat mempertahankan swastisaba wistara emas.

"Banyak kita lakukan dalam menjaga lingkungan. CFD rutin digelar, kampanye  membuat lubang biopori di rumah-rumah, penanaman pohon untuk ASN, dan warga yang hendak menikah juga," bebernya.

Sementara itu, Tim Verifikasi Kota Sehat KemenLHK RI, yang dalam hal ini diwakili Dian Sugiharti menjelaskan secara ringkas, Kota Sehat merupakan hunian yang layak bagi masyarakat yang ada di suatu daerah. Dengan kriteria pokok ialah bersih, nyaman, aman dan sehat. Selain itu adanya keteraturan yang baik, khususnya pengorganisasian dalam sebuah lembaga.

Kota Sehat diwujudkan dengan menyelenggarakan semua program yang ada di daerah kita dengan berlandaskan pada pembangunan yang berwawasan kesehatan

Lebih jauh, tujuan penilaian kota sehat adalah untuk mewujudkan kota yang aman, bersih dan sehat. Itu dilakukan melalui berbagai pemberdayaan masyarakat yang difasilitasi  pemerintah kota secara kontinu bukan hanya disaat verifikasi saja.

"Penghargaan bukan tujuan akhir. Namun adanya hubungan baik pemerintah dan warga dalam rangka pembangunan di daerahnya. Itulah yang  penting," tandasnya. (*)

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0