19 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

PT EUP Ogah Bangun Jalan, Sopir Truk Kena Damprat Masyarakat


PT EUP Ogah Bangun Jalan, Sopir Truk Kena Damprat Masyarakat
Perwakilan PLBB, perwakilan Ormas, Dishub dan PT EUP hadiri mediasi yang dilakukan Polres Bontang

KLIKBONTANG -- Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Persatuan Leveransir Bahan Bangunan Bontang (PLBB) melakukan aksi demo di Lapangan Parkir Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) beberapa hari, kini mendapat tanggapan dari pihak perusahaan.
 
Pertemuan keduanya dimediasi Polres Bontang yang dipimpin langsung Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Mukti. Dalam pertemuan tersebut hadir berbagai pihak yakni perwakilan PLBB, perwakilan sejumlah ormas, Dishub dan pihak perusahaan itu sendiri.
 
Tuntutan PLBB yakni pemberdayaan sopir lokal terhalang karena adanya oknum warga setempat yang menghalangi truk-truk PLBB untuk mengangkut material di lokasi penimbunan jalan PT Energi Unggul Persada (EUP).
 
Sebelumnya, pihak perusahaan telah mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada PLBB untuk pengangkutan material. Namun, saat mengangkut material truk-truk PLBB dihalangi seorang oknum warga yang melarang untuk melintasi lahan miliknya yang hanya memiliki luas 20 meter .
 
“Kami dari PLBB sudah dapat SPK, cuma saat kami mengangkut di sana kami dihalangi melintas seorang warga memakai mobil pribadinya,” kata Ical usai pertemuan yang dilaksanakan di Polres Bontang, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara Jum’at (6/9/2019) sore.
 
Ical yang merupakan Ketua PLBB sebenarnya pernah mengusulkan untuk memakai tanah pemerintah yang ada di sekitar lokasi perusahaan untuk membuat jalan lain demi menghindari tanah warga tersebut. Izin pemerintah Bontang untuk penggunaan lahan tersebut sudah disetujui hanya menunggu pihak perusahaan untuk membangun jalan tersebut
 
“Kami beri waktu tiga minggu untuk pembangunan jalan tersebut, kalau pihak perusahaan benar-benar ingin memberdayakan kami seharusnya pembangunan jalan baru itu bisa lebih cepat dilaksanakan,” kata Ical.
 
Sementara itu, Bisnis Development PT EUP, Afri Gunawan mengatakan, untuk mengatasi persoalan tersebut pihaknya menyarankan agar PLBB membangun komunikasi dengan pemilik lahan seluas 20 meter tersebut. Pihaknya yakni PT EUP  tidak bisa berbuat banyak karena status jalan tersebut masih merupakan tanah sewaan yang dipakai untuk melintas truk pengangkut.
 
“Kami sarankan untuk jalin komunikasi dengan pemilik lahan, soal pembangunan jalan baru akan kami usulkan ke pimpinan perusahaan, karena untuk membangun jalan itu juga butuh biaya,” kata Afri.
Reporter : Safril D    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0