21 Oktober 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Wali Kota Neni Kembali Salurkan Tas Gratis bagi 38.500 Siswa


Wali Kota Neni Kembali Salurkan Tas Gratis bagi 38.500  Siswa
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memberikan tas gratis kepada 415 murid MAN Bontang

KLIKBONTANG -- Lapangan utama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang, Jalan Kapten Pierre Tandean, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, terlihat ramai. Tampak ratusan siswa berbaris rapi. Sekitar selusinan siswa membentuk barisan sendiri, dengan menghadap pagar masuk sekolah, dan masing-masing mereka ditemani sebuah tumblr (botol minum isi ulang).
 
Selusin anak itu tiba-tiba menari. Sembari menari, beberapa kali mereka meneriakkan soal pengendalian sampah plastik sekali pakai. Belakangan diketahui, para penari ini ternyata Satgas Pengendali Sampah MAN Bontang.
 
Semenit kemudian, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni tiba di MAN Bontang. Dia yang kala itu mengenakan baju dinas putih dengan motif burung kuntul perak.
 
Pagi ini, Rabu (18/9/2019) Wali Kota Neni hendak memberi secara simbolis tas gratis kepada 415 siswa MAN Bontang.
 
Kepada awak media, Wali Kota Neni. Bukan kegiatan pertama, dan sudah berulang kali. Dan sejatinya, merupakan bagian dari visi dan misi Pemkot Bontang, yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
 
Pemkot Bontang tidak sekadar memberi murid-murid perlengkapan sekolah (Dalam hal ini tas) secara gratis. Pun memberikan mereka motivasi untuk senantiasa rajin belajar, dan berusaha mengukir prestasi terbaik.
 
Ditambahkan Wali Kota Neni, waktu menyerahkan perlengkapan sekolah gratis itu dia manfaat untuk meninjau langsung kondisi pelajar dan sekolah di Bontang. Ia ingin memaksimalkan momentum itu untuk bercengrama dengan para palajar.
 
Dalam sambutannya kala menyalurkan tas. Wali Kota Neni tak banyak membahas soal program itu. Namun lebih menyorot soal bahaya demam berdarah dengue (DBD) yang belakangan menghantui Bontang.
 
Dia mendorong para murid untuk senantiasa menjaga kebersihan. Dimulai dari rumah sendiri. Pun menjadi pelopor dan agen perubahan untuk menggerakkan masyarkat sekitarnya menjaga kebersihan lingkungan.
 
"Saya ingin agar pelajar di Bontang menjadi pelopor kebersihan di lingkunhannya," terangnya.
 
Kepala Sekolah (Kepsek) MAN Bontang, Parmono, menuturkan terima kasih kepada Pemkot Bontang. Ia menilai, ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap dunia pendidikan, dan juga untuk meringankan beban para murid. Khususnya yang memiliki kekuatan ekonomi menengah kebawah.
 
"Kami berterima sekali ini. Sedikit banyak semua bantuan ini bisa meringankan beban anak-anak, khususnya yang berasal dari keluarga ekonomi kebawah," ujarnya.
 
Mudahan juga untuk kedepan, berkenaan dengan sepatu dan baju, juga akan menyentuh seluruh murid."Tapi yang disampaikan bunda Wali Kota tadi (Neni Moerniaeni) semua akan dapat. Jadi syukur alhamdulliah," ungkapnya.
 
Sementara seorang murid MAN Bontang, Yahya Gagas Jiwanggo menuturkan terima kasih kepada Pemkot Bontang. Meski bukan kali pertama memperoleh tas, namun ia selalu bersua ria. Terlebih karena tas itu diberikan langsung sang Wali Kota.
 
"Senang aja sih. Kalau pembagian ini, bunda (Wali Kota Neni) yang datang langsung," ujarnya.
 
Murid kelas sebelas IPS itu berharap, bantuan peralatan sekolah gratis menjadi pemicu bagi dirinya dan kawannya yang lain untuk rajib belajar, ibadah, dan mencetak prestasi. Sebagaimana diharapakan Pemkot Bontang kepada mereka.
 
Sebagai informasi, tas gratis yang diberikan ini jumlahnya sama dengan buku gratis yakni 38.500 pelajar. Ini meliputi pelajar jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga menengah atas (SMA/Sederajat). Baik swasta, pun negeri.
Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0