16 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Penggerebekan Kasino Ala Macau di Utara Jakarta


Penggerebekan Kasino Ala Macau di Utara Jakarta
Foto: Polisi Bongkar Kasino di Apartemen Robinson (Rolando)

KLIKBONTANG -- Sebuah kasino yang diselenggarakan di Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta Utara digerebek polisi. Kasino ala Macau ini disebut-sebut baru beroperasi dalam hitungan hari saja.

Dirangkum detikcom, praktik judi ini digerebek polisi pada Minggu 6 Oktober 2019 lalu. Penggerebekan yang dilakukan oleh Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini melibatkan 20 personel polisi.

"Ini sudah dipersiapkan 2 bulan, ditata, diatur, baru dioperasikan 3 hari," ujar Kombes Argo Yuwono di Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa (8/10/2019).

Saat digerebek polisi, ada ratusan orang mulai dari pemain hingga pengelola yang diamankan di lokasi tersebut. Total ada 133 orang yang diangkut dari lokasi tersebut.

"Kemudian kita lakukan pemilahan kita lakukan pemeriksaan sehingga ada 91 yang kita jadikan tersangka, sedangkan 42 menjadi saksi. Dari 91 orang itu 42 orang itu sebagai penyelenggara, kemudian pemainnya ada 49 (orang)," tutur Argo.

Adapun peran 42 tersangka penyelenggara itu berperan yakni penanggung jawab operasional, pengawas kasir, pencatat dan lain-lain. Tujuh orang masih diburu polisi, termasuk salah satunya adalah penyandang dana. Kelompok ini disebut dengan 'RBS 29' yang merupakan akronim dari Robinson lantai 29, yang juga lokasi arena judi.

" 7 orang ini ada penanggung jawab operasi, ada penyandang dana kelompok judi ini, Ini sedang kita cari YS, SN, FD, AY, HN, NS, dan HS," ucap Argo.

Kasino ini tergolong cukup besar. Sebab, pengelola menyewa satu lantai khusus untuk arena kasino yakni di lantai 29 apartemen dan lantai mezanin--yang disebut polisi lantai 30--untuk ruangan VVIP.

"Ada 2 lokasi, yang pertama di lantai 29 dan lantai 30, kita anggap lantai 30 karena kita naik ke atas. Ruangannya juga berbeda luasnya, kalau di sini (lantai 29) ada satu lantai, kalau di atas lantai 30 sana sepertiganya, karena ada beberapa ruangan dipakai kamar mandi, ada tempat karyawan juga di sana," jelas Argo.

"VVIP itu di sini, ada ruang tertentu, bisa main di atas, bisa main di sini. Jadi semua uang yang digunakan (uang) lima puluh ribuan," sambung Argo.

Tidak sembarangan orang bisa masuk ke ruangan VVIP. Untuk bisa masuk ke kasino itu sendiri perlu 'password' khusus. Kasino ini sendiri diawasi oleh kamera CCTV.

"Tentu 'kan ada kriteria, atau kode yang kita orang boleh masuk ke sini. Tapi masih didalami kode-kodenya," cetus Argo.

Di ruangan yang cukup besar itu terdapat meja-meja untuk bermain judi. Kasino itu menyediakan 4 jenis permainan judi yakni baccarat, roulette, pai kiu dan tashio.

"Di sana ada juga sekitar 4 meja sudah tertata, sudah diatur, kemudian juga tertentu orangnya yang bisa main di sana. Jadi sudah tertata, seperti sudah terprogram dengan rapi," tutur Argo.

Meski tergolong masih baru, namun kasino tersebut memiliki omset yang cukup fantastis. Bahkan, pemainnya pun mencapai ratusan orang yang tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari luar daerah.

"Selama 3 hari ini sudah beroperasi, kemudian kita lakukan penangkapan, kemudian pemeriksaan. Informasi dari keterangan tersangka ini keuntungan Rp 700 juta per hari," sambungnya.

Adapun, cara bermainnya adalah dengan menukarkan koin senilai tertentu. Selain menggunakan uang tunai, transaksi perjudian di kasino ini juga menerima pembayaran dengan gesek kartu debet atau kredit.

"Ini uang digunakan untuk ditukar dengan koin, nanti koinnya bervariasi harganya ditukar uang. Tidak sampai sini aja uang cash, ada juga kalau masih kurang ada kartu masih bisa, kartu uang bisa digesek kalau kehabisan modal menggunakan kartu," bebernya.

Di lokasi ini polisi menyita sejumlah barang bukti mulai dari uang Rp 200 juta, peralatan judi (kelereng, bola, dadu, domino hingga kartu) serta mesin penghitung uang, buku catatan dan kalkulator. Para tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian.

Penggerebekan ini diwarnai insiden aksi lompat dari lantai 29 apartemen. Seseorang yang disebut pemain judi tewas setelah melompat dari lantai 29 apartemen tersebut.

"Iya, memang ada satu orang ya, yang mungkin ketakutan atau apa ya pada saat kita melakukan penggeledahan dan penangkapan di sini ada yang lari di pintu belakang sana," kata Argo.

"Kemudian meloncat, meloncat dari atas, loncat jatuh ke bawah. Kemudian kita temukan meninggal dunia," sambung Argo.

Argo tidak menyebutkan identitas korban tewas itu. Namun dia memastikan korban telah diurus jenazahnya.

Polisi saat ini masih mengembangkan perjudian tersebut. Polisi juga masih menelusuri apakah masih ada jaringan serupa yang beroperasi di tempat lain.

Sumber : detik.com

Reporter :     Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0