16 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Vidatra Deklarasi Sekolah Ramah Anak, Disdik Bontang Harap Lebih Banyak Sekolah yang Ikuti


Vidatra Deklarasi Sekolah Ramah Anak, Disdik Bontang Harap Lebih Banyak Sekolah yang Ikuti
Kadis Disdikbud Bontang, Akhmad Suharto kala menghadiri deklarasi sekolah ramah anak di lapangan volli Kampung Baru, Bontang. (Fitri Wn/KlikBontang).

KLIKBONTANG -- Sabtu, (19/10/2019) sekira pukul 07.15 Wita, awan hitam menggantung di langit Bontang. Demikian pekat, hingga susana kala itu lebih mirip petang alih-alih waktu dimulainya hari.
 
Selang 15 menit kemudian, tepatnya 07.30, rintik jatuh. Gerimis hanya sesaat, adegan selanjutnya ialah tumpahnya jutaan bulir hujan dari balik awan hitam. Ia jatuh membasahi apapun di bawahya. Termasuk kegiatan  Deklarasi Sekolah Ramah Anak di Lapangan Volli Kampung Baru, Sabtu (19/10/2019) pagi.
 
Sejatinya kegiatan ini dimulai pukul 08.00 Wita. Akibat kondisi alam, diundur hingga 15 menit. Hujan tak kunjung reda, sementara undangan telah tiba. Dengan kondisi apapun, kegiatan harus jalan. Maka dibukalah deklarasi ini dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
 
Hujan deras disertai hembusan angin cukup kencang tak meruntuhkan antusiasme undangan kegiatan ini. Terbukti, para peserta, yang sebagian besar adalah murid sekolah dasar (SD) dan SMP se-Bontang, sudah memenuhi tenda-tenda yang disediakan tuan rumah deklarasi. Yakni  Yayasan Vidya Dahana Patra (Vidatra).
 
Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Akhmad Suharto yang turut hadir dalam kegiatan itu menuturkan terima kasih dan selamat kepada sekolah yang bernaung dalam Yayasan Vidatra. Karena sudah mendeklarasikan diri sebagai sekolah ramah anak.
 
Di Bontang sendiri, baru ada 15 sekolah ramah anak. Singkat dikatakan Suharto, ada beberapa indikator untuk menilai kepantasan sekolah menyandang status prestis tersebut. Diantaranya kebersihan, keasrian, kemanan, nir perisakan di sekolah, dan ramah bagi pelajar disabilitas.
 
"Poin penilaiannya banyak, misalnya sekolah itu harus bersih, asri, aman, dan ramah bagi penyandang disabel," ujar Suharto.
 
Adapun Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab. Prinsip utama adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup serta penghargaan terhadap anak.
 
Sementara itu, Kepsek SMP Vidatra, Siswanto menuturkan, pihaknya sejak dulu berkomitmen menciptakan lingkungan yang ramah anak. Karena dengan sekokah yang ramah anak, anak bakal merasa nyaman di sekolah. Walhasil, proses belajar mengajar nantinya lebih maksimal.
 
Adapun dalam deklarasi ini, bakal dirangkai dengan permainan menarik dan edukatif. Seperti permainan traidisional. Pesertanya adalah  perwakilan SD dan SMP se-Bontang yang diundang menghadiri acara ini.
Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0