19 Januari 2020

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pemkot Bontang dan Tanoto Foundation Jalin Kemitraan Guna Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendidik


Pemkot Bontang dan Tanoto Foundation Jalin Kemitraan Guna Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendidik
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyerahkan plakat kepada Margaretha Ari Widowati selaku Direktur Program PINTAR Tanoto Foundation usai penandatanganan kerjasama. (Foto: Fitri Wn/KlikBontang).

KLIKBONTANG.com -- Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sejumlah aspek tentu perlu mendapat perhatian. Bukan saja pemenuhan infrastruktur fisik penunjang, tak kalah penting ialah kualitas sumber daya manusia (SDM) yang bertugas mendidik generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing.

Atas dasar pemikiran tersebut Pemkot Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menjalin kemitraan dengan Tanoto Foundations untuk meningkatkan kapasistas puluhan guru di Bontang.

Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan nota kerjasama yang  disaksikan dan ditandangani langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dan perwakilan Tanoto Foundations, dalam hal ini diwakili Margaretha Ari Widowati selaku Direktur Program PINTAR Tanoto Foundation.

Prosesi ini berlangsung di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang. Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Jumat (6/12/2019) pagi. Dan disaksikan perwakilan kepala sekolah SD-SMP se-Bontang, dan Lurah se-Bontang.

Dalam prakatanya, Margaretha Ari Widowati mengatakan salah satu alasan pihaknya bersemangat dengan kemitraan ini sebab Pemkot Bontang dinilai cukup berkomitmen dalam perbaikan kualitas pendidikan. Bahkan banyak gebrakan nyata yang kota ini lakukan ketimbang kota lain di Indonesia.

Di kesempatan itu pula, Ari – kerap dia disapa – ringkas memperkenalkan Tanoto Foundation dan sepak terjangnya dalam mendorong perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia.

Tanoto Foundation didirikan pasangan suami istri Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada 1981 silam. Pendirian ini lembaga filantropi ini didasarkan atas passion, dan interest pribadi keduanya yang percaya bahwa setiap orang berhak  memperoleh kehidupan lebih baik. Dan untuk meraihnya, tak ada jalan lain dapat ditempuh selain mengembangkan potensi diri tiap anak di Indonesia melalui  pendidikan berkualitas.

Terkhusus dengan Disdikbud Bontang, kerjasama yang dijalin ialah melalui  Program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (Program PINTAR). Melalui program ini, Tanoto Foundation berupaya meningkatkan pendidikan dasar di Indonesia dengan memperbaiki kualitas pembelajaran dan kepemimpinan sekolah.

"Disini Tanoto Foundation bakal melatih kepala sekolah dan guru di sekolah mitra yang mendorong mereka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, membuat pelajaran lebih menarik bagi murid, dan meningkatkan manajemen sekolah secara keseluruhan," urai Ari Widowati.

Sementara itu, Wali Kota Neni menuturkan, motor penggerak pendidikan di Bontang tak lain adalah guru. Sebabnya ia mendorong guru untuk senantiasa berinovasi, dan tak henti belajar. Ini pun selaras dengan amanah Kemendikbud RI yang menuturkan perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru.

Dijelaskan, pada kesempatan itu dirinya sengaja mengundang lurah se-Bontang. Alasannya, agar mereka dapat menampung aspirasi anak-anak terkait lingkungan sekitar rumahnya. Sebabnya Wali Kota Neni mewajibkan tiap kelurahan miliki Forum Anak. "Tiap kelurahan harus punya forum anak. Kalau pak lurah tidak bisa bentuk, mundur saja," Wali Kota Neni mengultimatum.

Berkaitan kerjasama dengan Tanoto Foundation, Wali Kota Neni berharap guru benar-benar dapat membawa pembahruan di kelas. Agar pembelajaran tidak monoton, menarik, dan anak bersemangat belajar. Terkait komitmen Pemkot Bontang, mulai pemenuhan infrastruktur fisik dan penunjang, serta pemenuhan kesejahteraan tenaga pengajar baik guru dan swasta, dirinya tegasnya Pemkot Bontang sangat berkomitmen dan tidak pernah melalaikan itu.

"Untuk dunia pendidikan Pemkot Bontang tidak pernah setengah-setengah. Karena kita tahu investasi terbaik ialah melalui pendidikan untuk kualitas SDM Bontang unggul," terangnya.

Adapun, dalam kerjasama ini, Tanoto Foundation akan menggandeng 24 sekolah di Bontang. 16 dari SD, 8 dari SMP. Dari seluruh sekolah itu, dipilih 32 guru untuk kemudian dilatih guna meningkatkan kualitas pembelajaran, manajemen berbasis sekolah, dan budaya baca.

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0