19 Januari 2020

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Gara-Gara Gelombang Besar, Tangkapan Ikan Kurang, Nelayan Merugi


Gara-Gara Gelombang Besar, Tangkapan Ikan Kurang, Nelayan Merugi
Keluarga Hj. Johan sedang menjahit pukat yang rusak

KLIKBONTANG.com -- Akibat cuaca buruk keluarga Hj. Johan, yang menggantungkan hidupnya sebagai nelayan, harus rela kekurangan penghasilan selama terjadi gelombang besar yang berdampak sulitnya mendapatkan ikan.

Cuaca yang tidak mendukung tersebut dan dengan adanya gelombang air laut setinggi dua meter menyebabkan keluarga Hj. Johan selama empat hari tidak melaut. Inilah yang mengakibatkan kurangnya hasil penangkapan ikan.

"Susahnya mendapatkan ikan karena gelombang besar," kata Ibrahim anak dari Hj. Johan, saat ditemui oleh Klik Bontang, Senin (13/1/2020), Pagi.

Nelayan yang tinggal diwilayah Berbas Pantai, Bontang Selatan, Kampung Makassar (Kampung KB) tersebut, alhasil mengalami penurunan pendapatan penjualan ikan.

Beberapa kendala lain adalah jaring yang digunakan saat menangkap ikan mengalami kerusakan karena gelombang air laut. "Akibat gelombang besar, gak ada bagi hasil untuk anggota," terangnya.

Ia membeberkan selama empat hari melaut, pendapatannya hanya Rp 300 ribu, sementara ongkos melaut sebesar Rp 2 juta. "Itupun jaring kami paksakan saja untuk turun kelaut, dari pada kami pulang kosong," tuturnya.

Reporter : Rahmat Shadr    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0