19 Januari 2020

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Neni Paparkan Visi Misi Dihadapan 8 Bakal Calon Wawali yang akan Mendampinginya, Ini Paparannya


Neni Paparkan Visi Misi Dihadapan 8 Bakal Calon Wawali yang akan Mendampinginya, Ini Paparannya
Bakal calon Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berfoto bersama dengan kandidat wakilnya Senin (13/01/2020) malam

KLIKBONTANG.com -- Bakal calon Wali Kota, Neni Moerniaeni, memaparkan visi misi dihadapan delapan bakal calon Wawali yang masuk dalam bursa pelamar untuk mendampinginya pada Pilkada 2020 mendatang.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD II Golkar Bontang tersebut digelar di Hotel Bintang Sintuk Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Senin (13/01/2019) malam.

Selain ke delapan kandidat, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh beberapa pengurus partai yang diisukan akan berkoalisi dengan Golkar, sepeti Hanura, PKS, Gerindra dan Nasdem

Dalam penyampaiannya Neni menjelaskan visi yang bakal diusung pada Pilkada nantinya adalah Mewujudkan Bontang Sebagai Smart City Berbasis Kemaritiman, SDM Berkualitas, Industri yang Maju, Modern dan Lingkungan Hidup Lestari'

"Bontang satu-satunya daerah yang punya masterplan smart city," tuturnya.

Lebih lanjut lagi dia mengatakan, jika kedepan dia kan terpilih untuk kedua kalinya, dia kan melakukan beberapa terobosan baru yang belum sempat dilakukan pada masa jabatannya selama ini.

Hal tersebut seperti peningkatan secara berkala gaji intensif kepada imam mesjid serta pembebasan biaya listrik bagi semua rumah ibadah yang ada di Bontang.

"Insya Allah jika terpilih lagi, kesejahteraan para imam mesjid akan lebih meningkat lagi serta listrik akan kami gratiskan bagi rumah ibadah,"  pungkasnya

Sementara itu, Ketua Tim Pilkada Golkar Bontang, M Arham mengatakan, mekanisme sosialisasi yang dimulai 15 Januari 2020 mendatang akan dilakukan dengan fleksibel.

Para kandidat bakal calon wakil Neni akan diberikan kemudahan untuk mengatur mekanisme pada saat sosialisasi nantinya.

"Sosialiasinya fleksibel saja, bagaimana masing-masing kandidat  mengelola, hanya tinggal dilaporkan kepada kami," ujar Arham

Namun, Arham mengingatkan kepada kandidat agar tidak membawa massa pendukung saat sosialisasi seperti yang mereka lakukan pada saat pengembalian formulir. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari gesekan antar pendukung.

Setiap calon hanya di perboleh membawa satu  Liasion Officer (LO) dalam sosialisasinya. "Undangan boleh membawa LO satu, tak dibenarkan membawa pendukung," pungkasnya.

Reporter : Syafril D    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0