23 Februari 2020

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Waspada, Kemunculan Penyakit Ini Saat Cuaca Buruk


Waspada, Kemunculan Penyakit Ini Saat Cuaca Buruk
Erwin Wahyudiino, Kepala Puskesmas Bontang Utara 1.

KLIKBONTANG.com -- Cuaca yang sedang tak menentu, kadang terik, sejenak kemudian hujan mengguyur dengan deras. Cuaca dengan pola yang tak stabil tersebut, dengan mudah membuat tubuh manusia mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh. Alhasil, gampang terserang penyakit.

Kepala Puskesmas Bontang Utara 1, Erwin Wahyudiono mengatakan ada empat faktor mengenai munculnya penyakit yang  diderita masyarakat. Diantaranya aktor genetik, faktor sarana pelayanan kesehatan (Fasilitas Kesehatan), faktor perilaku masyarakat dan faktor lingkungan

Dari empat faktor tersebut Erwin menegaskan bahwa kesehatan kita sebagai manusia sangat dipengaruhi yang paling besar adalah faktor lingkungan dan perilaku.

"Kita harus benar benar tahu dan bisa menjaga lingkungan di sekitar kita," ujarnya.

Dengan kondisi cuaca yang tak menentu dapat dengan mudah mengundang penyakit pada masyarakat. Perilaku hidup sehat sangat diperlukan agar masyarat bisa mengantisipasi datangnya penyakit.

"Agar tetap masyakarat menjaga kesehatannya dua hal tersebut yang harus diperhatikan," tuturnya.

Labih jauh, ia menekankan yang paling penting adalah perilaku sebagai manusia dan kondisi.Akibatnya dari dua hal ini Erwin mengatakan akan mengundang penyakit. Penyakitnya adalah demam berdarah, penyakit ini muncul karena  tidak terjaganya lingkungan kita, ditambah lagi dengan musim hujan, sehingga nyamuk bisa bersarang.

" Yang kedua adalah batuk, pilek dan demam, penyakit ini biasanya  muncul saat musim hujan tiba, dan kita malas untuk beraktifitas fisik secara maksimal dan tidak mengkonsumsi buah, sayur dan istirahat yang cukup sehingga tubuh kita tidak bugar," jelasnya.

Dua hal tersebut harus ditekankan Erwin agar dapat menjaga kondisi tubuh dari serangan penyakit. "Jangan sampai masyarakat ingin sehat tapi tidak melakukan sesuatu yang tepat," tegasnya.

Reporter : Rahmat Shadr    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0