23 Februari 2020

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dewan Sebut Pengawasan Truk Angkutan Barang Lemah, Dishub: Pengawasan Bukan Tugas Kami


Dewan Sebut Pengawasan Truk Angkutan Barang Lemah, Dishub: Pengawasan Bukan Tugas Kami
Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina menuturkan pihaknya bakal memanggil Dishub Bontang membahas soal keberadaan truk-truk pengangkut masuk kota di siang hari. (FOTO: Fitri Wn/KlikBontang).

KLIKBONTANG.com -- Beberapa hari ini, publik Bontang dibuat risau dengan keberadaan truk-truk angkutan barang yang melintasi pusat kota di siang hari. Puncaknya, seorang pengendara motor beberapa waktu lalu tewas lantaran bersinggungan dengan truk tersebut.

Sebagai representasi publik di parlemen, anggota DPRD menangkap dengan baik kerisauan tersebut. Salah satunya Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, Dishub Bontang selaku pihak yang menertibkan analisis dampak lalu lintas (Andalalin), mestinya rutin melakukan pengawasan. Seban terang saja, keberadaan truk-truk tersebut telah melanggar regulasi. Lantaran berkatifitas di jalan protokol pada jam-jam sibuk.

"Ini sudah jelas melanggar. Tronton itu tidak boleh membuat pada siang hari, kan begitu. Ini kenapa malah mereka lakukan," cecar Amir Tosina.

Selain menayakan pengawasan Dishub, Amir Tosina juga mempertanyakan bentuk pengawasan Sat Lantas Polres Bontang. Sebab ada indikasi tidak ada pengawalan dari pihak kepolisian.

Pun bila memang Sat Lantas telah melakukan pengawasan dengan mengawal setiap kali truk melintasi jalan kota, lantas mengapa dibiarkan beraktifitas di siang hari. Dan mengapa bisa sampai terjadi kecelakaan fatal seperti yang terjadi pada Minggu (2/2/2020) lalu.

"Nah itu kita pertanyakan, bagaimana pengawalannya sat lantas," tanya Amir Tosina.

Dia menegaskan, soal pengawasan seperti ini tidak boleh dianggap remeh. Terlebih persoalan ini hingga menyebabkan korban jiwa melayang.

"Jangan sampai ada korban-korban berikutnya," tegasnya.

Agar persoalan ini tidak berlarut, dan memperjelas duduk perkara, dalam waktu dekat dewan berencana memangil Diahub Bontang.

"Pasti, akan kami panggil dalam waktu dekat ini," tandasnya.

Merespon pertanyaan dewan, Kadis Dushub Bontang, Kamilan menuturkan bila pengawasan di jalan bukan kewenangan Dishub. Menurutnya tugas Dishub hanya sampai pada penertiban izin, sementara pengawasan di jalan, atau bahkan memberikan hukuman ketika melanggar aturan sudah menjadi ranah kepolisian. Yang dalam hal ini ialah Sat Lantas Polres Bontang.

"Kami cuma sampai perizinan. ketika sudah berjalan, itu kewenangan Sat Lantas," terangnya kala dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (4/2/2020) siang.

‌Menanggapi soal Dishub yang bakal dipanggil dewan, Kamilan menyatakan pihaknya sangat siap. Ini juga penting untuk memperjelas kewenangan seluruh pihak yang sedikit banyak bersinggungan dengan polemik ini.

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0