23 Februari 2020

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Seorang Pria Diringkus Tim Rajawali Polres Bontang Karena Tipu Penjual Ponsel


Seorang Pria Diringkus Tim Rajawali Polres Bontang Karena Tipu Penjual Ponsel
BS (37) diciduk Tim Rajawali Polres Bontang karena melakukan penipuan dengan modus cash on delivery (COD). (FOTO: Humas Polres for KlikBontang).

KLIKBONTANG.com -- Mengingat kelakuan nakalnya beberapa hari lalu, BS (37) tertunduk lesu dan menyesal. Bagaimana tidak, bukannya melakukan transaksi jual beli ponsel secara baik-baik, BS justru melakukan penipuan dan menggasak sebuah ponsel pintar kenamaan. Hanya berselang sehari usai melancarkan aksi nakalnya itu, BS diringkus Tim Rajawali Polres Bontang di Sangatta, Kutai Timur (Kutim) pada Rabu, (12/2/2020) malam.

Dalam siaran persnya, Polres Bontang menjelaskan, kronologi tindak penipuan ini bermula ketika BS (Pelaku) dan korban, sebut saja Hernandez, janji temu (COD) untuk lakukan transaksi jual beli ponsel pintar  pada Senin (10/2/2020) malam.

BS mengetahui Hernandez berniat menjual ponsel usai melihatnya melalui postingan di grup Facebook Bursa Barang Bontang (BBB).

Singkat cerita, BS dan Hernandez sepakat bertemu. BS mengarahkan Hernandez menyambangi sebuah indekos di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan. Tidak lama, Hernandez mendatangi lokasi yang dimaksud, keduanya bertemu, dan terjadi lah tawar menawar harga antara penjual dan pembeli.

Ketika transaksi berlangsung, BS meminta Hernandez menunggu sejenak di depan rumah. Karena mengaku ingin memperlihatkan ponsel yang hendak dibeli itu kepada sang istri. Masuk lah BS ke kamar indekos. Hernandez menunggu di luar.

Lama menunggu di depan, BS tak kunjung keluar. Kesal, Hernandez masuk ke kamar. Apes bagi Hernandez, ternyata kamar itu kosong, dan BS sudah tak ada di sana. Tak pikir panjang, Hernandez langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Bontang.

"Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp 3,2 juta," bunyi keterangan Polres Bontang melalui saluran persnya.

Hanya butuh dua hari bagi Tim Rajawali Polres Bontang megendus keberadaan BS di Sanggata, Kutim. Dan langsung meringkusnya.

Ketika meringkus BS, Tim Rajawali Polres Bontang ikut ditemani Tim Panther Polres Kutim.

Lucunya, saat diciduk di salah satu rumah di Jalan Mujur Jaya, Sangatta Utara, BS ternyata berusaha kabur. Manjat dia ke pelapon rumah. Namun apesnya usaha itu gagal, lantaran BS sudah dikepung, pun tak ada tempat kabur melalui pelapon.

Kini BS telah digelandang ke Makopolres Bontang. Dan mesti mempertanggungjawabkan seluruh kelauan nakalnya itu di hadapan hukum.

"Saat ini BS sudah kami amankan ke Makopolres Bontang," penutup rilis Polres Bontang.

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0