23 Februari 2020

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ini Tanggapan LBH Populis Borneo, Terkait Kecelakaan Lalu lintas


Ini Tanggapan LBH Populis Borneo, Terkait Kecelakaan Lalu lintas
Risnal, Direktur LBH Populis Borneo

KLIKBONTANG.com -- Direktur Lembaga Bantuan Masyarakat (LBH) Populis Borneo, Risnal, angkat bicara soal kasus kecelakaan yang merenggut nyawa Wiyanto (54), di Simpang Tiga Jalan Bhayangkara Bontang beberapa hari yang lalu.

Menurutnya, karena truk tersebut adalah milik perusahaan yang melintas dalam kota, tentu ada prosedur yang harus dilewati sebelumnnya. Jika prosedur ditinjau dari administrasi, maka harus melihat Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalali).

"Di Andalalin ini, tentu rute mana yang harus dilewati, serta waktu yang telah ditetapkan," ujarnya. Saat ditemui dikantornya, Jalan Mawar, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (13/2/2020).

Selain itu, ia menanyakan apakah truk yang melintas pada siang hari, sehingga  terjadi kecelakaan telah sesuai prosedur Andalalin atau tidak.

Kalau pun tak sesuai, maka truk tersebut melanggar peraturan administrasi. Ini tentu kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub).

Risnal menambahkan, Jika truk tersebut beroperasi di luar jam yang telah ditentukan Andalilan, maka tentu hal ini suatu pelanggaran. Semestinya kalau kasus tersebut terjadi, berarti fungsi pengawasan Dishub tidak optimal.

"Kalau benar terjadi pelanggaran, maka harus diberi sanksi administrasi," tuturnya.

Lebih jauh, pengacara muda tersebut mengatakan, karena kasus kecalakaan  memakan korban jiwa, maka tentu ada aspek pidananya.

Ia menuturkan, dalam analisanya bahwa persoalan sanksi administrasi dan sanksi pidana tidak bisa dipisahkan, karena akibat dari pelanggaran administrasi sehingga memakan korban jiwa.

"Namun, hal tersebut harus dibedakan antara kewenangan Dishub dan kewenangan Sat Lantas," ucapnya.

Dishub dalam kewenangannya hanya berbicara pada administrasi, sedangkan untuk menjawab soal pidana itu kewenangan Sat Lantas, tandasnya.

Reporter : Rahmat Shadr    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0