26 Mei 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Heboh, Cek dan Surat Tanah dari Kaltim Nyasar Ke Jawa Barat


Heboh, Cek dan Surat Tanah dari Kaltim Nyasar Ke Jawa Barat
int

KLIKBONTANG - Daman, (73) warga Desa Cibadak Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bingung ketika mendapati sebuah cek senilai Rp4,5 miliar tergeletak di depan pintu rumah.

Cek itu ditemukan Daman saat ia akan pergi sholat subuh ke masjid. Cek tersebut terbungkus dalam amplop coklat yang bertuliskan “Dokumen Penting”.

Selain cek, amplop itu berisi Surat Izin Usaha Perdagangan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Surat Keterangan Tanah yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional, Bontang.

Nah, pada ketiga dokumen tersebut tercantum nama Suwandi SE, selaku pemilik cek sekaligus Presiden Direktur PT Surya Wira Agrah. Namun terdapat sejumlah hal ganjil pada cek dan dua surat itu.

Cek dibuat dari kertas biasa seperti kertas untuk pembuatan skripsi. Ukurannya pun cenderung lebih kecil, yakni 5x18 sentimeter. Cek itu menggunakan nama salah satu bank swasta dengan nomor cek 2090457.

Nama pemilik cek, Suwandi SE, dicetak dengan komputer sedangkan nominal cek ditulis dengan tulisan tangan. Tulisan miring, bersambung.

“Subuh mau pergi ke masjid, waktu buka pintu menemukan ini (amplop), ya saya simpan saja. Pulang dari masjid, dilihat, nggak ngerti, langsung saya telefon Aziz (pegawai desa),” kata Daman (73) pada dalam Bahasa Sunda pada Jumat 18 September 2015, seperti dikutip KlikSamarinda  (klikgroup) dari media online nasional.

Daman bukan satu-satunya warga yang menemukan cek di pintu rumah. Ada tiga warga yang melapor telah menerima cek itu.

Warga pun gempar dengan adanya cek Rp4,5 miliar yang diselipkan di pintu rumah. Tanpa diketahui asalnya, cek tersebut ditemukan di bawah pintu sejumlah rumah warga. Diduga, cek bersama dokumen lainnya merupakan modus baru penipuan.

"Jadi ini mah seperti di-print biasa saja. Terus ditemukannya banyak, masa orang teledor sampai seperti itu," ujar Kepala Bidang Kesejahteraan Masyarakat Desa Cibadak Aziz Abdul Malik.

Aziz awalnya menerima laporan dari tetangganya. Tidak berapa lama, warga lain melapor hal yang sama.

"Yang sudah melapor tiga, tidak tahu di luar itu. Ini takutnya penipuan karena di sini mah sering," kata dia.

Keganjilan lain terdapat pada surat keterangan tanah dan SIUP. Surat tanah menjelaskan jika Suwandi memiliki tanah seluas 14.000 meter persegi di Bontang, Kalimantan Timur.

Namun tidak diketahui fungsi surat tersebut karena bukan merupakan akta tanah atau surat berharga lainnya.

Nama Suwandi, si pemilik cek, pun kembali tercantum pada SIUP PT Surya Wira Agrah sebagai presiden direktur. Perusahaan itu bergerak di bidang alat kontruksi, alatek dan telekomunikasi, rumah dan jasa pengelolaan gedung.

Uniknya, di dalam SIUP ini pun tertera foto layaknya ijazah sekolah. Yakni foto seseorang mengenakan jas dan dasi dengan latar belakang merah. (*)

 

Reporter : Andre    Editor : Dasrun Darwis



Comments

comments


Komentar: 0