22 Januari 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Beginilah Rekaman CCTV Toko Emas Sejati saat Dirampok


Beginilah Rekaman CCTV Toko Emas Sejati saat Dirampok
Inilah Toko Emas Sejati yang sudah di-police line Polres Bontang, Senin, 11 Januari 2016. (KLIKBONTANG/ICHA)

KLIKBONTANG- Melakoni peran sebagai pembeli, itulah modus yang digunakan kawanan perampok yang merenggut nyawa Nawir alias Amir (50), pemilik Toko Emas Sejati kawasan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Minggu, 10 Januari 2016 kemarin pagi.

Kepala Pembinaan dan Operasional Reskrim Polres Bontang melalui Kepala Bagian (Kabag) Humas Iptu Kalvein memaparkan hasil penyelidikan Polres Bontang melalui rekaman CCTV dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), sekira pukul 10.23 Wita seorang pria mengenakan sweater hitam memulai perannya.

“Tak lama kemudian, dua pelaku lainnya datang dari arah kanan toko. Satu pria berbadan tinggi pakai baju kaos abu-abu, kemudian menggunakan celana pendek dan berkacamata, yang satu lagi pakai topi dan baju abu-abu lengan panjang,” terang Kalvein saat ditemui di Polres Bontang, Senin, 11 Januari 2016 sore tadi.

Drama pun semakin menjadi, dua pelaku tersebut langsung melihat-lihat emas yang di-display di bagian ujung etalase, tepat disebelahnya terdapat pintu kecil.

“Amir beralih melayani dua pelaku yang juga berpura-pura sebagai pembeli. Dia lihat-lihat emas yang di ujung etalase,” tambahnya.

Aktor lainnya pun keluar dari mobil berwarna abu-abu metalik yang terparkir tepat di depan toko Amir. Pria berbadan gemuk berbaju hitam itu langsung mengenakan masker dan bercengkrama dengan rekannya yang pertama kali berkunjung di toko tersebut.

Sementara Amir masih disibukkan dengan dua pelaku yang sudah memblokade akses keluar masuknya. Bertingkah sebagai pembeli sungguhan, transaksi jual beli dimainkan dua pelaku tersebut.

Drama yang dimainkan empat kawanan rampok itu berakhir saat dua pria berbaju hitam menutup rolling door. Namun, sang korban yang merasa nyawanya terancam berusaha kabur melalui pintu belakang.



Reporter : Nur Aisyah Nawir    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0