27 Maret 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tak Becus Kerjakan Proyek di Bontang, 11 Kontraktor Di-blacklist


Tak Becus Kerjakan Proyek di Bontang, 11 Kontraktor Di-blacklist
Sport Center di Kelurahan Lhoktuan yang dianggap proyek tak selesai tepat waktu. Kontraktornya pun di-blacklist. (KLIKBONTANG/FANNY)

KLIKBONTANG- Akibat tak becus menyelesaikan proyek di Kota Bontang tahun 2015, sebanyak 11 kontraktor masuk daftar hitam atau di-blacklist tak boleh ikut tender proyek selama dua tahun berturut-turut. Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas PU, Ambo Sakka saat ditemui Klik Bontang di ruang kerjanya, Rabu, 13 Januari 2016.

 Kesebelas Kontraktor yang Di-blacklist itu..

  • PT Filia Pratama
  • CV Karya Jasa Kontruksi
  • CV Resky Hijrah Mandiri
  • CV Fitra Rezky Mandiri
  • PT Lima Perkasa
  • PT Mahkota Karya Marga
  • PT Gagah Rani Utama
  • PT Karya Adi Jaya
  • PT Bintang Arraffa
  • CV Jalin Persada
  • PT Trinanda Karya Utama

Kata dia, kontrak kerja kesebelas kontraktor ini pun sudah diputus. Kesebelas kontraktor ini tersebar di tiga bidang. Bidang bina marga tercatat ada satu kontraktor, sebanyak 3 kontraktor tangani proyek PU Bidang Pengairan. Sementara, kontraktor terbanyak bidang cipta karya, yakni tujuh kontraktor. “Satu kontraktor dari Bontang dan 10 kontraktor berasal luar Kota Bontang,” tambah Sakka.

Akibat kelalain para kontraktor ini, sebanyak 11 proyek pun dipastikan mangkrak. Seperti pembangunan jalan dan jembatan Setya Lencana di Kelurahan Bontang Lestari dengan nilai proyek Rp 6,8 miliar yang dikerjakan PT Filia Pratama. Perusahaan yang beralamat di Kabupaten Bulungan ini hanya mampu menyelesaikan 18 persen pekerjaanya. Jika dirupiahkan proyek yang di mulai 8 Juni 2015 ini baru bisa merealisasikan Rp 1,2 miliar, sehingga masih kurang Rp 5,6 miliar lagi.

Rentetan daftar kontraktor yang masuk daftar hitam ini pun akan direkomendasikan ke Inspektorat Daerah Kota Bontang. Setelah itu, dilanjutkan ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Sesampainya di LKPP, barulah tersebar ke seluruh Indonesia.

KLIK JUGA: Video Rekaman CCTV Aksi Beringas Perampok Toko Emas Sejati

Meski begitu, Ambo Sakka berharap sanksi ini bukan hanya menyasar perusahaannya saja, tetapi ada hukuman sendiri bagi pemilik perusahaan. Karena biasanya, pemilik perusahaan yang masuk daftar hitam mempunyai cara lain untuk mendapatkan proyek lagi dengan modus memakai perusahaan lain.

“Harapannya orangnya juga masuk daftar hitam juga, jangan sampai jika perusahaannya saja yang di-blacklist. Orangnya bisa pakai bendera lain (perusahaan, Red), berarti kan tidak mempunyai efek jera,” harap Ambo Sakka. (*)

Reporter : Muhammad Rizal    Editor : Dasrun Darwis



Comments

comments


Komentar: 0