27 Juni 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Praveen Jordan Tak Lupa Bontang, Walikota Adi Ikut Bangga


Praveen Jordan Tak Lupa Bontang, Walikota Adi Ikut Bangga
Praveen Jordan bersama kedua orantuanya saat bertemu Walikota Bontang, Adi Darma di rumah jabatan Walikota Bontang, Mei 2014 lalu. (HUMAS/DOK)

KLIKBONTANG- Penantian cukup panjang itu akhirnya usai. Ungkapan itu tampaknya sangat tepat untuk menggambarkan perasaan hati pasangan ganda campuran juara All England 2016, Praveen Jordan/Debby Susanto.

Setelah hampir dua tahun menanti, Ahad, 13 Maret 2016 malam jadi penuntas rasa penasaran mereka dalam memburu gelar Superseries pertamanya, yang mampu meraka langsung raih di arena sekelas All England.

Ya, Praveen Jordan, pria kelahiran Bontang, Kalimantan Timur, 26 April 1993 silam ini berasal dari klub yang sama dengan Debby, yakni PB Djarum, rupanya menjadi tempat di mana pemilik tinggi 181 cm ini dalam melebarkan kiprahnya dalam dunia bulutangkis internasional.

Ucok begitu dia disapa, sejak tampil pada ajang Asia Junior Championships (AJC) 2011 di Lucknow, India, Praveen yang meraih medali perunggu ganda campuran bersama Tiara Rosalia Nuraidah memiliki ambisi besar untuk masuk pelatnas. Sayang, keinginannya belum dapat terwujud kala itu.

Mengawali 2012, Praveen membuat kejutan dengan berpasangan bersama pemain senior Vita Marissa. Duet Praveen/Vita mencatat prestasi cukup baik. Pasangan junior-senior ini kerap membuat kejutan dengan mengalahkan pemain-pemain unggulan.

Pada 2013, Praveen/Vita mengoleksi gelar juara dari ajang New Zealand Open Grand Prix, Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold, dan Malaysia Open Grand Prix Gold. Melihat grafik penampilan Praveen yang terus meningkat, ia pun dinilai siap menghuni pelatnas.

Di usia yang masih cukup belia ini juga penyuka santapan pisang goreng ini dinilai telah mencapai kematangan dalam bermain dan sanggup menjawab berbagai tantangan besar. Olimpiade Rio pada Agustus mendatang akan jadi arena pembuktiannya untuk dapat menambah torehan apik prestasinya sebelum penggemar musisi Stings ini merencanakan untuk bercita-cita menjadi pengusaha saat kelak telah gantung raket dari bulutangkis.



Reporter : S Said    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0