19 Januari 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Eksklusif

Menanti Gebrakan 100 Hari Sang Pemenang


Menanti Gebrakan 100 Hari Sang Pemenang
Walikota Neni Moerniaeni dan Wawali Basri Rase saat membacakan sumpah jabatannya di Lamin Etam Samarinda, Rabu, 23 Maret 2016.

WARGA Bontang suka cita menyambut pemimpin baru mereka, dr Neni Moeniani dan Basri Rase bakal menakhodai kota industri ini lima tahun ke depan terhitung mulai hari ini, Rabu 23 Maret 2016. Masyarakat berharap pemerintahan baru  mampu membawa perubahan bagi  mereka yang sudah menagih janji politik saat kampanye. Secara ekslusif Klik Bontang mencoba mengupas rencana kerja 100 hari pertama masa kepemimpinan mereka berikut kutipan wawancaranya: 

Dalam 100 Hari rencana kerja apa yang bakal dilakukan?

Ada beberapa hal penting yang bakal kami lakukan di 100 hari pertama pemerintahan, pertama tentu pemerintahan kami bakal menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bontang.

Target kami satu bulan pascadilantik, draft RPJMD sudah bisa disahkan oleh teman-teman di DPRD Bontang. Pararel dengan itu, Pemerintah juga bakal menggodok APBD Perubahan menyesuaikan dengan program kerja. Kemudian, penyusunan kabinet kerja pemerintahan, lalu evaluasi beberapa Peraturan Walikota (Perwali) yang dianggap tidak sesuai dengan visi dan misi kami.

Apa saja hal yang dibahas dalam RPJMD?

RPJMD merupakan implementasi dari visi dan misi pemerintahan kami. Visi kami seperti yang sudah disampaikan beberapa kali saat kampanye. Menciptakan Bontang kota Industri berbudaya maritime ditopang dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dan lingkungan hidup. Sementara untuk misi kami ada tiga hal menciptakan Bontang Cerdas, Bontang Kreatif dan Bontang Green. Poin penting dalam RPJMD tidak bakal lepas dari visi dan misi kami tentunya, dan RPJMD ini bakal menjadi pedoman pembangunan pemerintahan 5 tahun ke depan.

Terkait persiapan kabinet kerja, apakah akan ada perombakan susunan pemerintahan?

Tentu, kami sudah mempersiapkan nama-nama yang bakal menempati susunan pemerintahan untuk menjalankan program-program kami. Mulai dari staf, kepala bidang hingga pejabat eselon II.

Untuk posisi Sekretaris Kota?

Semua bakal kami evaluasi, Sekkot tentu sudah kami nilai kinerjanya selama ini. Banyak pertimbangan kami untuk melakukan penggatian, kalau masih bagus yah akan tetap kita perrtahankan. Tapi kalau tidak, pasti akan kami copot untuk apa pertahankan pejabat yang tidak bisa kerja sama.



Reporter : Tim Liputan Klik Bontang    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0