20 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Serunya Sambutan Danrem di Kota Taman


Serunya Sambutan Danrem di Kota Taman
Suasana ramah tamah dan silahturahmi bersama Danrem 091/ASN Samarinda Brigjen Teguh Arief Indratmoko di Cafe Singapore. (Foto: Andi Zachril)

KLIKBONTANG - Ada yang menarik dari kunjungan Danrem 091/ASN Samarinda Brigjen Teguh Arief Indratmoko di Kota Taman. Saat ramah tamah dan silahturahmi, Persatuan Istri Tentara (Persit) Den Arhanud Rudal 002 unjuk kebolehan di Cafe Singapore, Jalan Pelabuhan 99, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (17/3/2015) malam.

Ketua Persit Den Arhanud Rudal 002 Dewi Haryati, bahkan tampil di atas panggung bersama suami, Dandim 0908/BTG Letkol Inf Wahyu Dili Yudha Irawan. Keduanya membawakan lagu Cintaku Klepek Klepek Sama Dia. Mendengar lagu itu, anggota Persit Den Arhanud Rudal 002 kontan beranjak dari kursi. Mereka lalu berjoget bersama.

Hebohnya sambutan atas kedatangan Danrem 091/ASN Samarinda Brigjen Teguh Arief Indratmoko ini sebenarnya sudah terlihat sejak awal ramah tamah dan silahturahmi. Ketua Persit Den Arhanud Rudal 002 Dewi Haryati sebelumnya menyumbangkan suara lewat tembang Terajana.

"Ini tandanya kami gembira atas kedatangan pak Danrem," ujar Dewi, kepada klikbontang.com. Saat ramah tamah dan silahturahmi itu, Walikota Adi Darma juga sempat menyumbangkan suaranya lewat tiga lagu; Goyang Dumang, Kereta Malam, dan Bang Toyib.

TIAP PEKAN ADA NARKOBA DARI NUNUKAN

Lawatan Danrem 091/ASN Samarinda Brigjen Teguh Arief Indratmoko juga mengungkap hal menarik lainnya. Saat berbicara di Hotel Bintang Sintuk, Danrem menyebut tiap pekan ditemukan narkoba di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Barang haram itu disita pasukan yang berjaga di sekitar perbatasan dengan Tawau, Malaysia, saat hendak diedarkan di Kaltim.

Fakta itu membuat Danrem meminta kerjasama semua pihak untuk mencegah dan memberantas narkoba di Bumi Mulawarman. "Saya minta kerjasama juga dengan Pemkot Bontang untuk sama-sama mengambil langkah untuk konkret mengatasi narkoba. Ini masalah serius karena dapat mengancam generasi muda kita," kata Danrem.

Di lain sisi, Danrem mengakui pemberantasan narkoba butuh kerja ekstra. "Tapi dengan cara mengantisipasinya, saya yakin bisa diminimalisir dengan bantuan pemerintah setempat dan orangtua," tutur Danrem.

Dalam pertemuan itu, turut hadir Walikota Bontang Adi Darma dan Dandim 0908/BTG Letkol Inf Wahyu Dili Yudha Irawan. (jm1)

Reporter : Andi Zachril    Editor : Dasrun Darwis



Comments

comments


Komentar: 0