15 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Suster Maria, Penunggu Pegunungan Dubs Balikpapan


Suster Maria, Penunggu Pegunungan Dubs Balikpapan
eorang wanita menikmati keindahan pemandangan di kawasan Gunung Dubs (Int)

KLIKBONTANG.COM- Nama Suster Maria tentu tidak asing lagi bagi masyarakat Balikpapan. Nama itu seolah menjadi legenda. Entah percaya atau tidak, Suster Maria adalah suster keturunan Belanda yang konon menghantui kawasan pegunungan Dubs Balikpapan.

Marie van Veenen yang lebih dikenal dengan sebutan Suster Maria, dulu ditangkap Jepang. Puing-puing cerita tentang hantu Suster Maria tercecer dari masa ke masa. Ada yang menyebut, hantu itu kerap mengganggu orang-orang di sekitar sana. Biasanya, di kisaran daerah Gunung Dubs, Gunung Pancur, kawasan Volker, dan sebuah rumah tua dengan jembatan gantung di belakangnya.

Konon, tempat itu memiliki sejarah kelam yang berkaitan dengan kehidupan Suster Maria di masa lalu. Di tempat-tempat itulah, hantu Suster Maria kerap menampakkan dirinya dan mengganggu orang-orang yang memasuki daerahnya.

Menurut orang-orang setempat, yang kisahnya mengular sambung menyambung, Suster Maria sering menampakkan dirinya kepada pengendara ketika melintas di jalanan terjal di kawasan Volker. Beberapa orang mengaku, ketika melintas di sana, kursi tumpangannya yang semula kosong tiba-tiba terasa berat seolah ada penumpang tak kasatmata.

Para pengendara mobil juga mengaku melihat penampakan hantu suster di kursi kosong belakangnya, tanpa sengaja melihat dari spion ketika melaju di tikungan dekat Gunung Dubs. Tak sedikit kejadian menakutkan semacam itu menjadi penyebab kecelakaan yang sering terjadi di kawasan Volker dan Gunung Dubs.

Beberapa mitos kerap dikaitkan dengan hantu Suster Maria. Menurut mitos yang merebak, konon jika melintas di kawasan tersebut dengan menyisakan satu kursi kosong di kendaraan, hantu Suster Maria akan menampakkan dirinya. Sosoknya digambarkan dengan tampilan mengerikan, memakai pakaian lusuh penuh percikan darah, menggoda, menghantui pengendara selama perjalanan.

Sejarah Suster Maria menjadi urban legend di Balikpapan bermula saat penjajahan Belanda berlangsung di sana. Era penguasaan Belanda terhadap kilang minyak di Balikpapan, tentara Jepang datang mencoba menguasainya, setelah mengetahui ada kilang minyak di daerah tersebut. Peralihan kekuasaan Belanda ke Jepang memang mulai terjadi di pelbagai tempat di Indonesia.

Saat pertama kali singgah di Balikpapan melalui Tarakan, Jepang sudah mengirim pesan kepada Belanda untuk tidak membakar kilang itu. Namun, karena terdesak dengan jumlah yang sedikit dan tidak rela Jepang menguasai kilang, Belanda malah tidak mengindahkan peringatan Jepang.

Melihat kilang yang ingin dikuasainya dibakar Belanda, tentara-tentara Jepang marah, lalu merangsek menyerang tentara Belanda di sana. Pihak Jepang berusaha menangkap semua orang Belanda yang ada di Balikpapan. Saat tentara Jepang itu sudah menyisir hampir seluruh daerah di Balikpapan, mereka akhirnya sampai di Gunung Dubs.

Di sana, seorang suster yang bernama Marie van Veenen ada di antara mereka, juga ikut tertangkap oleh tentara Jepang. Sebagian orang-orang Belanda yang ditangkap kemudian dikumpulkan di sebuah daerah yang bernama Benua Patra.

Mereka akhirnya tewas setelah dibunuh tentara Jepang. Sedangkan, Marie van Veenen bersama sebagian orang keturunan Belanda lainnya dikumpulkan di sebuah rumah yang berada di dekat jembatan gantung yang ada di sana.

Karena terdesak di jembatan itu, bersama yang lainnya, Jepang pun menangkap mereka, kemudian membunuhnya satu per satu. Marie pun akhirnya berhasil ditangkap dan dibunuh dengan keji tentara-tentara Jepang.

Konon rumah tempat orang-orang Belanda dibantai dikenal dengan nama Rumah Pembantaian. Sedang jembatan gantung tempat Marie van Veenen berakhir hidupnya, menjadi salah satu tempat yang paling angker. Sejak kematiannya, hantu Marie atau Suster Maria kerap muncul di tempat itu, seolah tak menerima kematiannya yang tragis.

Segala sejarah dan kisah masa lalu yang kelam, memang selalu memiliki misteri, seperti misteri Suster Maria yang masih menyimpan segenggam dendamnya. Lalu, menggoda para pengendara. Entah mengapa mereka yang jadi sasaran amarahnya.(*)

Reporter : Klik Balikpapan    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0