17 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ini Dia Legenda Clash of Clans


Ini Dia Legenda Clash of Clans
Jorge Yao. (Foto: New York Times)

KLIKBONTANG - Anda pemain Clash of Clans atau CoC? Barangkali tidak asing dengan nama satu ini; Jorge Yao.Ya, Yao merupakan pemain legendaris Clash of Clans yang paling lama menduduki takhta nomor 1 dunia game populer itu.

Rumor yang beredar, Yao menghabiskan $250 sebulan untuk menjadi juara Clash of Clans sebelum akhirnya disponsori oleh rekan satu clannya dari Turki. Ketika beberapa dari temannya di Clan North 44 berhenti bermain, Yao mengaku harus mengambil alih akun mereka untuk digunakan menyerang markasnya sendiri agar mendapat shield.

Saat itu, Yao bermain selama 48 jam tanpa henti. Karena mendapatkan sokongan keuangan dari pebisnis asal Turki inilah, Yao mampu membeli item-item dalam game dengan uang yang sebenarnya (in-app purchase).

Yao juga pernah disponsori teman clannya yang lain dari Saudi Arabia yang menyumbang 3 iPad untuknya. Menariknya, gara-gara itu, Yao kerap membawa 5 iPad ke kamar mandinya untuk bisa mengontrol semua akun Clash of Clans miliknya setiap saat. Tentunya iPad tersebut dilapisi plastik agar tidak rusak terkena air.
Setelah menggila selama berbulan-bulan -- bahkan sampai kehilangan 10 kg berat badannya-- Yao memutuskan untuk pensiun dari Clash of Clans akhir Mei lalu.

Namun, game itu mulai memberikan dampak negatif. Yao mulai merasa bahwa bermain menjadi pekerjaan dan unsur kesenangan yang ada di dalamnya perlahan-lahan menghilang.

Yao kini bekerja sebagai konsultan game sosial dan juga menjadi manajer marketing di sebuah perusahaan game asal Inggris, Space Ape, yang telah meluncurkan sebuah game bernama Samurai Siege.

"Melihat balik, aku rasa aku sudah gila waktu itu. Aku begitu larut pada game itu. Aku tahu itu tidak normal, tetapi aku baru sadar betapa tidak normalnya aku pada waktu itu setelah berhenti bermain. Sekarang, membuka game itu saja aku sudah tidak bisa melakukannya," kata Yao, seperti dikutip klikbontang dari New York Times.

Dalam sebuah wawancara lain, Yao mengaku, pencapaian itu merupakan salah satu jalan untuk mengurangi rasa kesepian saat dirinya berpindah-pindah negara. Apalagi, saat itu, pekerjaan Yao sebenarnya adalah pengamat keuangan proyek IT di perusahaan jasa provident.

Kenyataannya, You membenci pekerjaan ini. Setelah melakukan perjalanan bisnis ke berbagai negara, Yao menemukan Clash of Clans saat sedang membuka App Store tengah malam, mencari sesuatu yang dapat mengisi waktu luang.

Dalam fase itu pula, Yao menghabiskan waktu selama enam bulan sebagai pemain puncak pada papan peringkat dunia setelah meraih 4000 trophy mark. Selama itu, tak ada yang mampu menyingkirkannya dari posisi pertama dunia pemain Clash of Clans.

Berbagai video pertarungannya pada Youtube menjadi popular. Bahkan ketika mengunjungi clan lainnya, Yao justru dianggap sebagai selebriti.



Reporter :     Editor : Dasrun Darwis



Comments

comments


Komentar: 0