28 Februari 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Banyak yang Salah Paham, Ternyata Vapor, Rokok, dan Sisha Sama Bahayanya


Banyak yang Salah Paham, Ternyata Vapor, Rokok, dan Sisha Sama Bahayanya

KLIKBONTANG.COM. Rokok emang selalu menjadi salah satu permasalahan yang susah diselesaikan di Indonesia. Belum selesai pemerintah menangani masalah rokok dan tembakau, kini muncul dua hal baru yang cukup meresahkan di masyarakat. Meski sejatinya udah lahir dan tenar dari beberapa tahun terakhir. Yang menjadi permasalahan baru adalah, pemahaman masyarakat yang masih terbatas mengenai vapor dan shisha yang konon lebih aman daripada rokok. Untuk membuktikannya, mari kita simak ulasan berikut. Siapa tahu kamu bisa lebih tercerahkan!

Ada yang bilang, lebih baik shisha daripada rokok dan vapor. Lalu, apa sih bedanya? Toh, sama-sama mengeluarkan asap!

Stop smoking, start vaping!

Ada yang salah dengan slogan di atas. Entah bagaimana maksudnya, yang jelas, rokok, vapor, dan shisha adalah tiga hal yang sama secara teknis. Ketiganya sama-sama diisap dan mengeluarkan asap. Lalu, apa bedanya? Untuk rokok, mungkin kita semua udah pada tahulah, ya?

Nah, kalau vapor itu pada dasarnya, merupakan rokok elektronik yang kini telah menjadi alternatif bagi sebagian para perokok dan ada pula yang menjadikannya bagian dari gaya hidupnya. Secara konsep, vapor merupakan penguapan dari cairan yang diteteskan pada kapas yang dipanaskan oleh listrik. Sementara shisha atau hookah merupakan alat pengisap tembakau dari India yang pamornya mulai menyebar ke seluruh dunia. Untuk cara kerjanya nyaris sama dengan vapor, cuma bedanya, shisha memiliki filter yang lebih kompleks, karena menggunakan air sebagai media penyaringnya.

Bagaimana cara kerja vapor dan shisha? Hampir sama dengan rokok, cuma berbeda dari segi filterisasinya aja

Kalau kamu mengisap rokok, paling mentok hasil pembakaran yang kamu sesap hanya melalui sebuah busa kecil di salah satu ujung rokokmu. Sementara vapor, lebih kompleks.

Dalam vapor terdapat semacam lilitan kawat yang dialiri oleh listrik yang dapat menghasilkan panas untuk merangsang atau memanaskan liquid sehingga menghasilkan uap air yang akan memunculkan asap seperti orang merokok. Cara kerjanya cuma menggunakan sensor yang terdeteksi akibat adanya udara (ketika diisap). Udara itu akan mengaktifkan atomizer yang seketika akan menyemprotkan isi dalam tabung. Nah, untuk memunculkan asap seperti orang merokok, perlu bantuan propylene glycol yang terdapat dalam isi tabung. Begitulah.



Reporter : Sulkifli    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0