16 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Aksi KNPI Bontang Berlanjut ke Jakarta, Selain NPK Cluster, Ini Tuntutannya


Aksi KNPI Bontang Berlanjut ke Jakarta, Selain NPK Cluster, Ini Tuntutannya
Para pengurus KNPI Bontang saat berdiskusi bersama Mantan Ketua MK Prof. H.Hamdan Zulfa, tentang Revisi UU No 47 Tahun 1999 tentang DOB / Tapal Batas yang menjadi salah satu tuntutan KNPI ke pemerintah pusat. (dok Facebook Rasyid)

KLIKBONTANG.COM – Setelah menggelar aksi damai beberapa waktu lalu terkait dukungannya terhadap pembangunan pabrik NPK Cluster, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II KNPI Kota Bontang kembali akan menyuarakan sejumlah tuntutannya ke Ibukota Jakarta.

Dari Informasi yang diperoleh Klikbontang.com melalui akun Facebook Ketua DPD II KNPI Kota Bontang Abdul Rasyid, rencananya pengurus DPD II KNPI bersama 34 element masyarakata se-Kota Bontang dijadwalkan besok bakal bertolak ke Jakarta.

"Mohon doa dan dukungan perjuangan berlanjut ke Jakarta.  Yth. Seluruh Masyarakat Kota Bontang. Hari ini Tanggal 25 September 2016, Pengurus DPD II KNPI Kota Bontang Bersama Perwakilan 34 Element masyarakat,  berangkat ke Jakarta untuk menyalurkan Asprasi kepada DPRRI dan Berbagai Instansi pada tingkat Pusat dengan Fokus utama issu Perjuangan," jelasnya.

Masih dalam status itu, KNPI membawa isu seperti pembangunan NPK Cluster. Menurut KNPI, NPK Cluster harus tetap dibangun di Kota Bontang, sebagai upaya untuk mengurai tingginya angka pengangguran dan memutar kembali roda
ekonomi rakyat dengan tetap memperhatikan Peraturan UU yang berlaku dan memperhatikan dengan seksama Masyarakat yang berada pada zona Buffer Zone dimanapun nanti akan dibangun.

"Aspek Keselamatan Masyarakat, aspek lingkungan, aspek UU dan tuntutan warga pada zona Buffer Zone harus dituntaskan sebelum pembangunan dimulai. Sehingga masyarakat tidak dirugikan namun sebaliknya justru diuntungkan," tulisnya.

Selain NPK Cluster,  percepatan pembangunan kilang juga menjadi hal yang diinginkan KNPI.  "Pembangunan Kilang LNG Kota Bontang harus dipercepat. Karena sangat berdampak positif bagi seluruh masyarakat, sebagaimana UU yang berlaku
di RI," ungkapnya.

Hal lain yang diperjuangkan KNPI juga adalah revisi UU 47 tentang Tapal Batas dengan Pembangunan yang cukup tinggi dan laju pertumbuhan penduduk. 

"Saat ini, maka Kota Bontang yang luas wilayahnya kurang lebih 70 persen lautan dirasakan tidak cukup mampu lagi untuk menopang geliat berbagai hal. Khususnya bila dikaitkan dengan pembangunan 17 Tahun tetakhir sejak dimekarkan dari Kutai Kartenagara sebagaimana UU tersebut diatas.  Sehubungan dengan hal tersebut , mewakili 34 Element masyarakat yang berangkat beserta DPD II KNPI Kota Bontang , kami Memohon Doa dan Dukungan atas beberapa agenda yang akan kami lakukan di Jakarta Dalam beberapa Hari Ke depan," jelasnya. (*)

Reporter : Ahmad Nugraha    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0