11 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Menanti Satu Kecamatan Baru di Bontang


Menanti Satu Kecamatan Baru di Bontang
Daerah Pemukiman yang berada di Tanjung Laut. (KLIKBONTANG/ FANNY))

KLIKBONTANG.COM. Pemekaran wilayah Kota Bontang harus segera digarap Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Jika tidak,kota yang telah menginjak usia 17 tahun ini terancam kembali ke pemerintahan Kutai Kartanegara.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, salah satu butir dalam pasal 35 menyebutkan pembentukan suatu kota paling tidak memiliki 4 kecamatan.Masing-masing terdiri dari 5 kelurahan.

Sementara, selama menyandang status kota madya sejak 1999 lalu, kota gas dan kondensat ini hanya memiliki 3 kecamatan. Yakni, Bontang Selatan, Bontang Utara, dan Bontang Barat dan 15 kelurahan. Itupun, wilayah Bontang Barat hanya ada 3 kelurahan. Gunung Telihan, Kanaan, dan Belimbing.

Artinya, Pemkot Bontang harus membentuk 1 kecamatan baru untuk bisa mempertahankan statusnya saat ini. Sedangkan, untuk membentuk satu kecamatan lagi, dibutuhkan setidaknya 5 kelurahan baru serta 2 kelurahan lainnya mengisi Kecamatan Bontang Barat.

Wacana penambahan kecamatan baru sejatinya telah berhembus sejak era kepemimpinan Adi Darma-Isro Umarghani. Selain bayang-bayang peraturan, desakan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat diketahui sulit tercapai ketika jumlah penduduk jauh lebih besar dari pada personel aparat kelurahan.

KLIK JUGA: Dulu hanya Desa, Kini Bontang Kiblat Kota Industri

Hal ini pun telah menjadi wacana pemerintah bersama DPRD Bontang sejak awal 2016, sebelum kepemimpinan daerah beralih ke tangan Neni Moerniaeni dan Basri Rase pada Maret lalu. Namun, kajiannya tak kunjung dibahas.

Memasuki penghujung tahun, rencana tersebut kembali mencuat. Anggota eksekutif dan legislatif baru mulai menggodok kajian pemekaran kecamatan baru. Padahal, targetnya selesai pada 2017 mendatang. Apakah Bontang bisa mempertahankan status sebagai Kota Madya? Atau Bontang kembali ke penanganan Gerbang Raja?. (*)

Reporter : Tim Redaksi Klikbontang    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0