Andik: Timnas Indonesia Kurang Enak Dilihat

Bola - Omar NR
14 November 2018
Andik: Timnas Indonesia Kurang Enak Dilihat Pemain Timnas Indonesia, Hansamu Yama Pranata berebut bola dengan pemain Timnas Timor Leste pada pertandingan penyisihan grup Piala AFF 2018 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (13/11/2018). TRIBUNNEWS/HERUDIN

KLIKBONTANG.com -- Timnas Indonesia meraih kemenangan 3-1 atas Timor Leste di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/11/2018) pada Piala AFF 2018 Grup B.

Ini menjadi kemenangan pertama Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Sebelumnya, Skuat Garuda kalah 0-1 dari Singapura di Stadion Nasional, Jumat (9/11/2018).

Kendati menang, Andik Vermansah menyebut permainan Timnas Indonesia masih kurang enak dilihat, terutama di babak pertama. Tercatat, Skuat Garuda melepaskan 189 umpan, mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 67 persen.

Pasukan Bima Sakti itu berhasil melepaskan delapan sepakan ke gawang Timor Leste. Namun, hanya satu tendangan yang on target.

\"Saya cukup bersyukur Timnas Indonesia bisa menang, meski susah dan kurang enak dilihat,\" kata Andik usai pertandingan.

Andik melanjutkan, Skuat Garuda sempat merasa tertekan di babak pertama. Tekanan itu menyebabkan permainan Timnas Indonesia menjadi berantakan.

\"Tekanan sangat tinggi. Tapi kami diberikan kemenangan,\" ucap mantan pemain Selangor FA tersebut.

Lebih lanjut, pemain asal Surabaya itu meminta suporter agar terus memberikan suporter Timnas Indonesia. Di laga selanjutnya, Skuat Garuda akan menghadapi Thailand.

\"Tetap percaya dan berikan dukungan pada kami,\" ujar pemain berusia 26 tahun tersebut.

Berdasarkan statistik di situs Piala AFF Suzuki 2018, Timnas Indonesia tampil dominan dengan perolehan 63,8 persen penguasaan bola. Adapun Timor Leste hanya mencatatkan 36,2 persen.

Timnas Indonesia juga menorehkan total 15 peluang, yang empat di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Timor Leste membukukan lima peluang emas dari total 12 percobaan.

#KosongkanGBK Gaduh di Lini Masa

TIMNAS Indonesia meraih kemenangan 3-1 atas Timor Leste di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (13/11/2018) pada laga kedua Grup B Piala AFF 2018. Sayangnya, kemenangan ini tak mendapat dukungan penuh dari para suporter.

Tercatat, hanya ada 15.138 suporter yang memberikan dukungan secara langsung untuk Timnas Indonesia, dari 65 ribu kapasitas penonton di SUGBK.

Sebelum pertandingan, di media sosial Twitter, tagar #KosongkanGBK menjadi trending topik utama. Tagar itu disebut-sebut sebagai bentuk protes kepada PSSI atas buruknya pengelolaan Timnas Indonesia yang buruk sebelum berangkat ke Piala AFF 2018.

\"Tagar #kosongkanGBK? Kita butuh kritikan dan masukan. Saya tidak pernah baca media sosial, jadi kita tetap fokus dan konsentrasi saja,\" ucap Bima Sakti.

\"Pemain Timnas Indonesia tidak boleh terpengaruh suara di luar. Itu mungkin cara mereka karena haus frustasi, tapi saya jadikan itu cambuk meraih prestasi,\" katanya melanjutkan.

Kendati banyak mendapat protes dari suporter, Bima Sakti memberikan ucapan terima kasih kepada pendukung Timnas Indonesia yang telah datang ke SUGBK.

\"Terima kasih juga kepada suporter yang sudah mendukung dari menit awal hingga akhir. Kemenangan ini dipersembahkan kepada korban bencana alam di Palu dan Donggala,\" ujarnya.

\"Kemenangan ini juga sebagai motivasi bagi pemain, namun kami tidak boleh sombong serta harus tetap rendah hati dan fokus lagi menatap pertandingan selanjutnya,\" kata Bima. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR