44 Warga Bontang Terjangkit Kusta Kurun 3 Tahun

Dinkes Bontang - Fitri Wahyuningsih
05 April 2019
44 Warga Bontang Terjangkit Kusta Kurun 3 Tahun dr Bahauddin.

KLIKBONTANG.com -- Sepanjang tiga tahun terakhir, sejak 2016 hingga 2019. Tercatat ada 44 warga Bontang terjangkit penyakit kusta, baik kering (Pasussy bassiler) ataupun basah (Multi bassiler).

Total pengidap kusta kering tahun 2016-2019 sebanyak 7 orang. Dengan rincian, pada 2016 sebanyak 2 orang, pada 2017 nihil, 2018 terdapat 4 orang, dan tahun 2019 ada 1 orang. Dari seluruh pengidap tersebut, 2 diantaranya terdata masih dalam tahap pengobatan.

Sedang kasus kusta basah untuk periode yang sama sebanyak 44 orang. Dengan rincian, pada 2016 sebanyak 15 orang, 2017 ada 11 orang, tahun 2018 terdapat 10 orang, dan di 2019 ini kembali 1 orang terdeteksi. Dari total ini, 11 diantaranya dalam tahap pengobatan. 

Seluruh data ini diperoleh dari hasil laporan pasien pengidap kusta kala bertandang ke posyandu atau rumah sakit di Bontang. Bukan hasil temuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang di lapangan.

Dalam kegiatan sosialisasi, advokasi, dan intensive case funding kusta dan frambosia di Hotel Tiara Surya, Kamis (4/4/2019) pagi, Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Bahauddin menjelaskan. Kasus pengidap kusta di Bontang banyak ditemui pada masyarakat pesisir. 

\"Dari catatan kita terima dari puskesmas, pengidap kusta banyak dari pesisir,\" terang Bahauddin yang kala itu didampingi Kepala Bidang (Kabid) P2P Dinkes Bontang, Muhammad Ramsy. 

Ia jelaskan, pihaknya bakal mengkaji penyebab masyarakat pesisir rentan idap kusta. Meski ia tak menampik, salah satu penyebab seseorang mengidap kusta lantaran bertempat tinggal di daerah endemik penyakit itu. Namun, faktor utama kusta disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae.

Bakteri ini memerlukan waktu 6 bulan hingga 40 tahun untuk berkembang dalam tubuh. Tanda dan gejala kusta pun muncul dalam rentang waktu variatif. Mulai 1 hingga 20 tahun usai penderita menginfeksi bakteri tersebut.

Lebih jauh Baharuddin paparkan. Sejatinya kusta adalah penyakit menular. Misalnya melalui kontak darah dengan pengidap. Namun penyakit ini tak mudah ditularkan. Butuh kontak (sentuhan langsung) dengan penderita kusta dalam waktu lama, hingga penyakit ini dapat ditularkan.

Untuk menangani kasus kusta di kota Taman. Dalam waktu dekat, Bontang melalui Dinkes bakal mengunjungi 75 titik yang tersebar diseluruh Bontang untuk melakukan kegiatan intensifikasi. 

Adapun kegiatan itu berupa orientasi singkat format bercak, dan penyebaran dan pengumpulan format. Target kegiatan ini ialah wilayah yang menjadi kantung kusta dalam 2-5 tahun terakhir. Dengan target pemeriksaan 80 persen total penduduk.

\"Ini komitmen kami (Pemkot Bontang) menanggulangi kusta di Bontang,\" tegas Bahauddin. ***

TINGGALKAN KOMENTAR