17 ASN di Bontang Non-job? Dewan: Ini Langgar Aturan

DPRD Bontang - Fitri Wahyuningsih
22 Mei 2019
17 ASN di Bontang Non-job? Dewan: Ini Langgar Aturan Ketua Komisi I DPRD Bontang, Agus Haris.

KLIKBONTANG.com -- DPRD Bontang mengendus terdapat belasan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bontang yang mengalami kekosongan pekerjaan (Non job). Usai mutasi yang dilakukan pada Kamis, (16/5/2019) lalu.

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Bontang, Agus Haris usai menghadiri rapat di kantor sekretariat DPRD Bontang, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (21/5/2019) siang.

\"Kami dapat laporan, katanya ada ASN yang non-job setelah rotasi pegawai kemarin (Kamis,red),\" bebernya kepada awak media.

Dia menjelaskan. Pemkot Bontang merotasi sebanyak 177 pegawai. Yang mana, para ASN ini ditarik sumpah pada Kamis pekan lalu di pendopo rumah jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang.

Namun jadi persoalan, ketika sebagian besar nama-nama pegawai yang menerima rotasi disebutkan, berikut posisi barunya. Belasan pegawai lain justru tak dipanggil sama sekali, padahal mereka juga menerima undangan rotasi pada malam itu.

Persoalan tak berhenti disitu. Setelah nama dan posisi barunya tidak sebutkan saat pengambilan sumpah. Posisi lama mereka justru telah diisi nama baru. Sehingga, nasib belasan ASN ini kemudian tak jelas. Posisi lama diambil orang, sedang posisi baru tidak diberikan.

Agus Haris sendiri belum mengetahui jumlah dan siapa saja ASN yang non-job ini. Namun berdasarkan informasi pihaknya himpun, ada sekitar 11 hingga 17 ASN yang nasibnya kini abu-abu.

Ujar politikus Gerindra ini. Menghilangkan pekerjaan ASN secara serampangan amat tidak dibenarkan. Dan itu melanggar peraturan. Kendati demikian ia tak mau langsung menjustifikasi ini sengaja dilakukan. Ia masih berpikir positif, boleh jadi ini hanya kekeliruan administrasi.

Sebabnya, untuk mencari kejelasan soal isu ASN non job ini. DPRD Bontang mengagendakan rapat bersama OPD terkait. Yakni Plt Sekretaris Daerah (Sekda) dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang.

\"Hari Rabu 22 Mei kita memanggil BKPSDM dan Plt Sekda untuk mengklarifikasi soal ini. Kita mau tau bagaimana kejelasannya ini. Ini disengaja atau bagaimana,\'\' paparnya.

Diungkapkan Agus Haris. Dirinya memperoleh informasi ini dari seorang ASN yang enggan disebutkan namanya. ASN tersebut mengadu Lantara merasa dirugikan dari rotasi yang dilakukan kala itu.

\"Saya enggak bisa sebutkan siapa yang melapor. Nanti kita lihat saja besok (Rabu,red) bagaimana kebenaran isu ini,\" pungkasnya. ***

TINGGALKAN KOMENTAR