Anggota Komisi I Sarankan Pemilik KTP yang Tidak Bermukim di Bontang Dicabut Identitasnya

DPRD Bontang - Fitri Wahyuningsih
21 Oktober 2019
Anggota Komisi I Sarankan Pemilik KTP yang Tidak Bermukim di Bontang Dicabut Identitasnya Komisi I DPRD Bontang menggelar rapat kerja bersama Disdukcapil Bontang (Fitri Wn/KlikBontang)
KLIKBONTANG.com -- Anggota Komisi I DPRD Bontang, Muhammad Irfan mewacanakan pencabutan identitas atau kartu tanda penduduk (KTP) bagi mereka yang lama  bermukim di luar Bontang.
 
Ide ini Irfan sampaikan kala Komisi I DPRD Bontang menggelar rapat bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang, di sekretariat DRPD Bontang, Senin (21/10/2019) pagi.
 
Dijelaskan Irfan, sejumlah persoalan timbul bila banyak pemegang KTP Bontang bermukim di luar kota. Paling krusial ialah data penduduk tidak valid. Karena menurutnya, boleh jadi si pemegang KTP Bontang sudah tak lagi mau tinggal di Bontang, sementara ia enggan mengurus perubahan status identitas.
 
Akibat dari kurang validnya data ini, lanjut Irfan, program pemerintah bisa tidak atau kurang tepat sasaran. Misal dengan Perda pemberdayaan tenaga kerja lokal 75 persen, penyerapannya harus benar-benar untuk warga yang berdomisil di Bontang.
 
Ketepatan data penduduk ini juga diperlukan dalam menyongsong Pilkada 2020 mendatang. Ia tak ingin, tiba-tiba KPU Bontang mengeluarkan hasil banyak penduduk tidak memilih (Golput), sementara yang bersangkutan memang sudah lama tak berdomisil di Bontang.
 
Namun, anggota Komisi I lainnya, Rusli menimpali. Dirinya kurang sepakat dengan wacana pencabutan itu. Sebab menurutnya, pemerintah sekalipun tak tahu alasan pemilik KTP Bontang yang bermukim di luar kota enggan mengubah identitas. Dan pencabutan sepihak seperti itu dinilai kurang elok.
 
Dia lebih menyankan agar Disdukcapil melakukan rekap terkait berapa jumlah pemegang KTP Bontang yang lama bermukim di luar kota. Serta berapa banyak pemegang KTP Bontang yang bermukin dalam kota.
 
\"Kayaknya kalau pencabutan seperti itu enggak bisa dilakukan. Baiknya kalau didata saja, berapa pemegang KTP di luar kota, berapa yang di dalam kota,\" pungkasnya.
 
 
TINGGALKAN KOMENTAR