Disnaker Tegur Kontraktor BCM dengan Suara Lantang, BW: Tolong Dijaga Etikanya

DPRD Bontang - Fanny
25 Juni 2020
Disnaker Tegur Kontraktor BCM dengan Suara Lantang, BW: Tolong Dijaga Etikanya Suasana rapat kerja antar Komisi I DPRD Bontang dengan Dinas Ketenagakerjaan terkait pekerja PT Brantas Abipraya di Kantor Sekretariat DPRD, Selasa (23/6).

KLIKKALTIM.COM- Rapat kerja antara Komisi I DPRD Bontang dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) diwarnai perdebatan.

Anggota Komisi I Bakhtiar Wakkang menegur Kepala Bidang Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker, Usman disela-sela rapat.

Mulanya, Usman mengaku kecewa dengan PT Brantas Abipraya yang mendatangkan pekerja dari luar secara diam-diam.

"Ini kan awalnya kita terima ada 3-4 orang, kok tiba-tiba ada 21 orang. Coba koordinasikan dulu, biar kita bisa kalkulasikan," ujar Usman.

Usman lalu menyambung pernyataannya, agar PT Brantas Apipraya bisa berkoordinasi sebelum mendatangkan pekerja ke Bontang.

"Bagaimana kita bisa bohongi DPRD ini kalau tiba-tiba ada 21 tidak ditahu (asalnya)," ujar

Merasa tersinggung, Bakhtiar Wakkang menegur redaksional Usman. Ia meminta agar Kabid Produktivitas Disnaker ini lebih menghargai forum.

"Tolong dijaga etikanya,suaranya jangan keras-keras, ini forum loh. Saya juga mantan preman pak, hargai lembaga ini diperhatikan etikanya," seru Bakhtiar menyela penyataan Usman.

Pimpinan rapat, Raking menengahi keduanya. Ia meminta keduanya untuk menahan diri selama rapat dan menskor selama 5 menit.

Usai skorsing, rapat kerja kembali dilanjutkan. Keduanya pun mulai menyampaikan pernyataan secaa bijak.

"Mohon maaf Pak Usman Saudaraku. Ini juga masih suasana Idul Fitri," ujar Baktiar ke Usman yang diamini melalui anggukan kepala.

Hasil rapat ini menyimpulkan Komisi I DPRD Bontang meminta agar PT Brantas Abipraya segera memperbaiki koordinasi dengan Disnaker Bontang.

Komisi I memberi tenggat waktu selama 1 minggu untuk perusahaan segera mengevaluasi kebijakan mereka.

"Kalau 1 minggu tidak diindahkan maka kami akan rapat di internal Komisi I untuk meminta aktivitas di Bontang Citimall dihentikan sementara. Dan kami akan mereview aturan-aturan yang dilanggar," tandasnya.

Sementara itu, Site Manager PT Brantas Abipraya, Ibrahim mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Ketenagaakerjaan.

"Mohon arahannya pak untuk berkoordinasi," pungkasnya.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR