Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Traffic Light RSUD Taman Husada, Ini Usulan Faisal

DPRD Bontang - Noviyanto Rahmadi
03 Maret 2020
Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Traffic Light RSUD Taman Husada, Ini Usulan Faisal Faisal menilai posisi traffic light di Jalan Letjen S Parman perlu ditinjau ulang. (Foto: Fit Wahyuningsih/KlikBontang)

KLIKBONTANG.com -- Komisi III DPRD Bontang, Faisal menilai posisi traffic light di Jalan Letjen S Parman, tepat di depan RSUD Taman Husada Bontang perlu dikaji ulang. Pasalnya, dengan posisi traffic light di jalan menanjak, disinyalir lebih berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Seperti kendaraan yang melibas kendaraan lain kalau-kalau terjadi rem blong.

Hal ini disampaikan Faisal menanggapi kecelakaan beruntun yang terjadi di lokasi itu pada Senin (2/3/2020) sore. Dari kecelakaan itu, menyebabkan korban nyawa dan sejumlah korban masih dalam perawatan medis.

"Saya rasa posisi traffic light disana perlu dikaji ulang. Kita lihat disana kan menanjak. Masalahnya kita enggak tahu bagaimana kondisi pengendara atau kendaraan yang melalui jalan itu," urai Faisal kepada wartawan disela-sela kunjungan lapangan, Selasa (3/3/2020) siang.

Kajian itu dinilai Faisal cukup mendesak dilakukan. Pasalnya ini bukan kali perdana traffic light depan RS kebanggan warga Kota Taman itu menjadi saksi bisu terjadinya kecelakaan maut. Sebagai informasi, pada 2017 lalu kecelakaan serupa pernah terjadi. Seorang ibu hamil 7 bulan tak dapat diselamatkan tim medis usai dilibas truk kala menunggu di traffic light itu.

"Penting betul posisi traffic light itu kita bahas," tegasnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, bila traffic light tidak dipindahkan, opsi lain ialah menutup persipangan menuju Bontang Lestari dan RSUD Taman Husada. Lantas menggesernya ke posisi lain yang dirasa lebih aman.

"Atau mungkin bisa posisi simpang itu digeser sedikit. Jadi simpang yang ada sekarang ditutup," Faisal memberi pilihan.

Mengingat pembahasan soal posisi traffic light, penentuan persipangan, serta ikhwal lain soal lalu lintas melibatkan lintas sektor, Faisal berjanji pihaknya akan cepat menindaklanjuti persoalan ini. Dengan memanggil pihak terkait diantaranya Dinas Perhubungan (Dishub), dan Sat Lantas Polres Bontang.

"Segera kami panggil. Insha Allah minggu ini," Faisal mengakhiri. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR