Bangun Tol Balikpapan-Samarinda, Jasa Marga Dapat Pinjaman Rp6,89 Triliun

Industri - Omar NR
26 Desember 2018
Bangun Tol Balikpapan-Samarinda, Jasa Marga Dapat Pinjaman Rp6,89 Triliun Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono, pada Jumat (14/12/2018), saat melakukan kunjungan kerja ke Tol Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur. (IST)

KLIKBONTANG.com -- Dalam mendanai ekspansi bisnisnya dalam pengembangan jalan tol, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melalui PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda (JBS) memperoleh pinjaman atau kredit sindikasi sebesar Rp6,89 triliun untuk proyek Tol Balikpapan-Samarinda di Kalimantan Timur (Kaltim).

Disebutkan, pinjaman diperoleh perseroan dari 13 bank dan satu lembaga pembiayaan infrastruktur. Kata Direktur Keuangan Jasa Marga, Donny Arsal, diberikannya kredit sindikasi ini menunjukkan kembalinya kepercayaan perbankan untuk pembiayaan proyek infrastruktur, terutama jalan tol. Pasalnya, setelah krisis moneter yang terjadi dua dekade lalu, emiten BUMN ini sulit memperoleh kucuran dana segar dari perbankan.

Selain itu yang menarik pada kredit sindikasi di ruas tol pertama yang dibangun di Kalimantan ini adalah adanya keterlibatan dari bank syariah. Selama ini bank syariah di Tanah Air masih belum banyak terlihat.

\"Sekarang selain bank konvensional ada pula bank syariah dan lembaga keuangan non-bank juga. Melalui penandatanganan perjanjian kredit sindikasi ini kami sebagai pemegang saham berkomitmen menjaga dan memenuhi kewajiban ke kreditur pemegang saham yang akan memberikan likuiditas,\" kata Donny, seperti dikutip Harian Neraca, Rabu (26/12/2018).

Bank konvensional dan yang memberikan kredit sindikasi ini, antara lain Bank Mandiri Rp1,83 triliun, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Rp200 miliar, Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) Rp 400 miliar, Bank Jatim Rp500 miliar, Bank Papua Rp350 miliar, Bank Kalimantan Selatan (Kalsel) Rp200 miliar, dan Exim Bank/Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) Rp500 miliar.

Sedangkan bank syariah yang terlibat dalam kredit sindikasi ini, antara lain, Bank Syariah Mandiri (BSM) Rp500 miliar, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah Rp100 miliar, Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah Rp300 miliar, Bank Jabar Banten (BJB) Syariah Rp100 miliar, dan Bank Muamalat Rp300 miliar. Satu Lembaga pembiayaan non-bank yang ikut berpartisipasi, yakni PT Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp200 miliar. BUMN ini sebelumnya telah memberikan kredit sindikasi serupa kepada Jasa Marga untuk pembiayaan sejumlah ruas tol, termasuk ruas tol yang menjadi bagian dari tol Trans Jawa.

Donny menuturkan, jangka waktu atau tenor pinjaman kredit sindikasi kali ini adalah 15 tahun. Adapun bunga yang ditetapkan untuk bank konvensional sebesar 9% - 9,97%. Sementara untuk bank syariah, dirinya tidak menyebut berapa pinjaman dari bank syariah tidak disebutkan berapa besaran pembagian hasilnya.

Pada kuartal tiga 2018, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,77 triliun. Dari sisi pendapatan, Jasa Marga mencatatkan revenue sebesar Rp7,13 triliun atau meningkat 5,1% dari triwulan III tahun 2017. Angka ini didapat dari kontribusi pendapatan tol senilai Rp6,63 triliun atau naik 9,4% dibandingkan periode sama tahun 2017.

Pendapatan tol ini disumbang oleh pendapatan tol induk sebesar Rp 5,72 triliun atau meningkat 3,7% dan pendapatan tol Anak Perusahaan sebesar Rp913,26 miliar atau meningkat 67,47%. Dan di sisi usaha lain, Jasa Marga membukukan pendapatan usaha lain sebesar Rp494,36 miliar. ***

TINGGALKAN KOMENTAR