Abu Sayyaf Minta Uang Tebusan untuk 3 Nelayan WNI yang Diculik

Internasional -
04 Oktober 2019
Abu Sayyaf Minta Uang Tebusan untuk 3 Nelayan WNI yang Diculik Kelompok Abu Sayyaf di Filipina selatan. ©philstar.com

KLIKBONTANG -- Salah satu keluarga dari tiga nelayan Indonesia yang diculik di perairan Tambisan, Malaysia dimintai uang tebusan oleh kelompok militan yang menculik mereka.

Komisioner polisi Negara Bagian Sabah Malaysia, Omar Mammah mengatakan mereka mendapat laporan dari sejawat di Filipina, penculik menghubungi salah satu keluarga nelayan itu beberapa hari setelah penculikan itu terjadi pada 23 September lalu.

\"Tapi kami tidak diberitahu berapa uang tebusan yang diminta penculik,\" kata Omar, seperti dilansir laman The Star, Kamis (3/10).

Menurut Omah, para penculik mendesak keluarga nelayan itu untuk segera mengumpulkan uang supaya si nelayan bisa segera dibebaskan.

Tujuh anggota militan bersenjata dari Filipina menculik tiga nelayan Indonesia dari lokasi penangkapan ikan di Sandakan, lepas pantai Tambisan sekitar sore hari.

Nelayan yang diculik itu adalah Samiun Maniu, 27 tahun; Maharuydin Lunani, 48 tahun; Muhammas Farhan, 27 tahun.

Para penculik membawa mereka ke perairan Tawi-Tawi sebelum menuju Jolo.

Sementara itu Komando Keamanan Timur Sabah (Esscom) kemarin mengerahkan pasukan mereka ke perairan itu setelah intelijen Filipina melaporkan ada indikasi kelompok militan Abu Sayyaf sedang dalam perjalanan untuk menculik target berharga tinggi.

Komandan Esscom Huzani Ghazali mengatakan mereka sudah siaga setelah mendapat laporan intelijen pada 30 September.

Laporan intelijen menyebutkan sembilan anggota Abu Sayyaf meninggalkan Jolo dan menuju Mataking, Sabah dan Pulau Pom Pom di Semporna.

Menurut laporan, kelompok itu menyasar turis dan nelayan yang sedang mencari ikan.

Mataking terkenal karena banyaknya kawasan wisata dan dekat dengan perbatasan laut Filipina di gugusan Pulau Tawi-Tawi. 

Sumber : merdeka.com

TINGGALKAN KOMENTAR