Berantas DBD, Pupuk Kaltim Fogging di Guntung, Menyusul di 3 Kelurahan

Korporasi - Darwin Tri Antoro
18 September 2019
Berantas DBD, Pupuk Kaltim Fogging di Guntung, Menyusul di 3 Kelurahan Perwakilan Manajamen Pupuk Kaltim (Departemen CSR & K3) berfoto bersama jajaran Pemkot Bontang sebelum memulai Fogging.(Dok.Humas Pupuk Kaltim/Fauzi)
KLIKBONTANG -- Langkah strategis kembali dilakukan Pupuk Kaltim dengan memberantas nyamuk DBD di Kelurahan Guntung, Rabu 18 September 2019. Sebanyak sembilan alat Fogging diturunkan untuk menjangkau pemukiman warga disana.
 
Selama tiga hari kedepan, yang akan terlaksana pada pagi hari dan sore hari, fogging diharapkan dapat menjangkau seluruh area sebagai tempat nyamuk berkembang biak.
 
Hal ini merupakan dukungan Pupuk Kaltim terhadap program Pemkot Bontang dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Larvasida dan Fogging. Pupuk Kaltim, mendapat ranah pencegahan di empat kelurahan. Sama hal nya dengan perusahaan-perusahaan lain yang mendapat porsi tanggung jawab sosial masyarakat serupa.
 
Staf Departemen CSR Pupuk Kaltim, Irma Safni menyebut sebanyak 9 unit bantuan alat fogging ini akan dipergunakan menjangkau Kelurahan Guntung, Lok Tuan, Gunung Elai dan Belimbing.
 
\"Semoga bantuan ini bisa membantu masyarakat sekitar. Meningkatkan kualitas kesehatan mereka melalui pencegahan DBD,\" ujarnya.
 
Sementara itu, Teddy Zulfikar Rachman, Staff Departemen K3 Pupuk Kaltim menjelaskan jika Fogging akan terlaksana selama 16 hari dan terjadi dalam dua siklus.
 
Pupuk Kaltim sebelumnya juga telah melakukan upaya ini pada Maret 2019 lalu, namun hanya satu siklus dan dianggap kurang effektif. Sehingga, kali ini akan menjadi dua siklus yang berlokasi di Kelurahan Guntung, Lok Tuan, Belimbing dan Gunung Elai (hanya wilayah Perum BSD, Red).
 
\"Setelah terlaksana selama tiga hari di Guntung, fogging berlanjut ke wilayah Gunung Elai dan Belimbing kemudian berakhir di Lok Tuan,\" jelasnya.
 
Memenuhi permintaan dari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang berharap adanya dukungan dari perusahaan terhadap Fogging massal, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan Larvasida sebagai upaya pencegahan DBD.
 
Dikesempatan sama, Asisten Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Bontang, Zulkifli mengapresiasi upaya yang dilakukan Pupuk Kaltim.
 
\"Ini wujud perusahaan telah merespon apa yang menjadi upaya pemerintah menyikapi DBD,\" jelasnya.
 
Disamping itu, upaya pencegahan DBD juga butuh keterlibatan berbagai elemen yang ada di Kota Bontang. Semua pihak diharapkan tergerak melakukan kegiatan bersih-bersih termasuk menerapkan satu rumah satu jumantik.
 
\"Kami berterima kasih kepada perusahaan terhadap apa yang menjadi prioritas kita di situasi seperti ini,\" tutupnya.
 
Menanggapi hal itu, Kepala Seksi (Kasi) Surveilans, Imunisasi, Wabah, dan Bencana Dinas Kesehatan Bontang, Adi Permana mengungkapkan bahwa upaya ini bukan karena terjadi kasus terbesar yang melanda Kota Bontang. Namun, kondisi wilayah (RT) yang kecil dengan jumlah sebanyak 20 kasus membuat angka kasus cukup tinggi.
 
\"Tidak ada pilihan untuk menyikapinya, salah satu upayanya hanya fogging massal,\" sebutnya.
 
 
TINGGALKAN KOMENTAR