Andre Rosiade dilaporkan ke Bareskrim Polri soal jebak PSK

Nasional -
11 Februari 2020
Andre Rosiade dilaporkan ke Bareskrim Polri soal jebak PSK

KLIKBONTANG.com -- Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Dewan Pimpinan Pusat Jaringan Aktivis (DPP Jarak) Indonesia atas peristiwa dugaan penjebakan seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial NN.

Anggota DPP Jarak Indonesia Donny Manurung menuturkan, pelaporan tersebut karena dirasa adanya ketidakadilan dalam kasus tersebut. Andre juga dirasa pemanfaatkan situasi untuk mendompleng namanya sebagai calon peserta Pilkada.

\"Karena kami melihat PSK ini adalah korban,\" kata Donny di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/2).

Menurut Donny, polisi harus memproses hukum Andre Rosiade dan Bimo sebagai pengguna jasa. Pasalnya, apabila peristiwa itu termasuk ke dalam tindak pidana perdagangan orang, maka polisi juga harus memproses hukum penyalur dan penggunanya.

\"Ini kan kita tahu Bimo orang suruhan Andre. Kalau dia TPPO atau human trafficking, penjual, penyedia dan pembeli itu bisa dipidana,\" tuturnya.

Selain itu, sambung Donny, penjebakan tidak dapat dilakukan oleh masyarakat sipil yang hanya diperbolehkan melapor ke polisi bila mengetahui adanya tindak pidana, untuk kemudian diproses oleh polisi.

\"Penggerebekan itu hanya dapat dilakukan oleh polisi. Lah itu kan yang jebak Andre, yang mengadukan ke polisi Andre, yang mesan Andre, yang ngundang wartawan juga Andre,\" ujarnya.

Penyidik Polda Sumbar, kata dia, juga akan dilaporkan esok ke Divisi Provesi dan Pengamanan (Divpropam) karena diduga melakukan pelanggaran Perkap Kapolri tahun 2019.

Dalam pelaporan ini Andre Rosiade diduga melanggar Pasal 56 KUHP, Pasal 296 KUHP, Pasal 310, dan Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE.

Donny pun melaporkan dengan membawa barang bukti berupa tangkapan layar pemesanan hotel atas nama Andre-Bimo dan dasar-dasar hukum bukti kesalahan Andre. Sayangnya dianggap kurang cukup bukti.

 

Sumber : alinea.id

TINGGALKAN KOMENTAR