Berita Kota Bontang Terkini

Alotnya Pembahasan Anggaran, Dewan Versus Pemkot Sama-sama Ngotot

News - Redaksi
21 Juni 2021
Alotnya Pembahasan Anggaran, Dewan Versus Pemkot Sama-sama Ngotot Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam dan Wali Kota Bontang Basri Rase belum sepakat terkait 14 usulan program yang diajukan di pergeseran anggaran mendahului APBD-Perubahan 2021

KLIKBONTANG-Sudah 3 pekan pembahasan anggaran pergeseran mendahului APBD-Perubahan mandek. 

Bolak balik Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bertemu Badan Anggaran (Banggar) DPRD tapi urung menemui kata sepakat. 

Di dalam usulan pergeseran ini, ada 14 kegiatan yang diajukan pemerintah, yang nilainya sekitar Rp 30 miliar. Jika diloloskan, kegiatan itu bisa dilaksanakan di tahun ini. Tanpa menunggu APBD-Perubahan 2021. 

Tetapi, sepertinya kesepakatan sulit diperoleh. Dari 14 kegiatan itu, dua di antaranya dibahas alot, yakni usulan perencanaan jalan lingkar Bontang Kuala - Tanjung Laut Indah. Untuk pembiayaan kegiatan ini, TAPD mengusulkan Rp 1 miliar. 

Kegiatan kedua yang tak kalah alotnya, penyusunan dokumen induk atau master plan banjir. Nilai anggaran yang diajukan Rp 1,5 miliar. 

Klik Juga : Junaedi Cs Tak Berdaya Loloskan Anggaran Master Plan Banjir 

Dua usulan di atas sampai sekarang tak disetujui dewan. Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menampik jika disebut dewan menghalangi kegiatan pemerintah. 

Kata politisi Golkar ini, dewan punya pertimbangan tertentu mengapa hingga sekarang proposal pemerintah tak disetujui. "Kan pemerintah juga berubah-ubah terus usulannya," katanya kepada Klik Bontang, Senin (21/6/2021). 

Andi Faiz menyarankan, sebaiknya usulan 2 kegiatan itu diajukan pemerintah di APBD 2022 nanti. Jika sekarang, waktunya terlalu mepet. Dikhawatirkan perencanaan yang dilakukan kurun 4 bulan tak efektif. 

Menanggapi itu, Wali Kota Basri Rase tak ambil pusing. Dia heran saja dengan sikap DPRD kiwari ini. Usulan penanggulangan banjir yang dulu getol disuarakan justru ditolak mereka. 

"Biarkan saja rakyat yang menilai kan," katanya singkat. 

Padahal, kata Basri, dua usulan kegiatan yang diajukan itu terkait penanggulangan banjir. Alih-alih mendapat dukungan, dewan berkukuh kegiatan itu tak bisa disetujui tahun ini. 

Apabila dewan tetap dengan sikapnya, Basri mengaku tak keberatan. Pemerintah tetap  melaksanakan program lainnya, yang tak perlu dibahas alot. 

"Kita jalan saja lah, kan masih banyak kegiatan lainnya," pungkasnya. 

TINGGALKAN KOMENTAR