Catatan Merah PPKM Darurat Bontang Selama Sepekan

News - Redaksi
19 Juli 2021
Catatan Merah PPKM Darurat Bontang Selama Sepekan Wali Kota Bontang Basri Rase memimpin apel gelar pasukan operasi kontijensi Aman Nusa II penanganan Covid-19 di Mapolres Bontang beberapa waktu lalu.

KLIKBONTANG - Ponsel Mulawarman berdenting pukul 04.00 Wita dinihari. Sebuah pesan masuk di grup Whatsappnya, yang mengabarkan 3 jenazah COVID-19 harus dimakamkan pagi ini, Minggu (18/7/2021).

Mulawarman dan belasan anggotanya sehari-hari bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertamanan Kota Bontang.

Selama pagebluk Covid, Mulawarman Cs bertugas mengurusi jenazah untuk disemayamkan di pemakaman khusus COVID-19 di Bontang Lestari.

Masih pagi-pagi sekali, ia sudah berpamitan dari rumahnya di Kelurahan Satimpo menuju ke TPU Bontang Lestari, sekitar 25 menit berkendara.

"Jam 7 pagi sudah stand by di kuburan," ujar Mulawarman kepada Klik Bontang saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu sore kemarin.

Dalam sambungan telepon,  Mulawarman mengaku baru saja selesai menggali 2 lubang baru. Rencananya sore itu ada 2 jenazah lagi yang bakal dimakamkan di sana. Total 10 jenazah yang harus dikuburkan hari itu. Belakangan, satu diantara jenazah itu negatif COVID-19, lalu dialihkan pemakamannya ke TPU di Kelurahan Satimpo.

Dirinya harus pulang larut kembali sama seperti hari sebelumnya, Sabtu (17/7), ia baru bisa meninggalkan tempat malam selepas Isya, usai mengubur 7 jenazah. 

 "Tadi jam 5 sore ada lagi tambahan. Jadi genap 10 hari ini," kata pria yang akrab disapa Ustad Mulawarman ini.

Rentetan kematian akibat virus Corona sejak Kamis, 14 Juli lalu terus berjatuhan. Rata-rata dalam sehari petugas  harus memakamkan jenazah lebih dari 3 orang.

"Kalau kemarin itu ada dari RS PKT dan RS Amalia. Ada juga yang meninggal dinihari baru dimakamkan pagi," katanya, Minggu (18/7/2021).

Angka Kasus Harian Melonjak

Keputusan pemberlakuan PPKM Darurat seolah tak berdaya mencegah penularan. Alih-alih efektif, tren kasus harian positif COVID-19 terus membengkak kurun 7 hari pelaksanaannya.

Dari infografis Dinas Kesehatan Bontang sejak 12 Juli atau hari pertama PPKM Darurat, kasus aktif Covid tercatat 1.467 orang.

Angka melesat menjadi 1.680 atau bertambah 213 kasus per Minggu, 18 Juli 2021.

Masih dari data itu, walaupun angka kesembuhan masih lebih besar ketimbang tambahan kasus baru. 

Namun, jumlah kematian dalam tempo itu juga signifikan. Sebanyak 27 orang meninggal dunia kurun 7 hari saja.

Ketua Satuan Tugas COVID-19 Bontang Basri Rase mengajak warganya untuk tertib protokol kesehatan. "Yah ini catatan untuk kita semua harus disiplin prokes," ujar Wali Kota Bontang ini.

Wakil Ketua Satgas COVID-19 Letkol Arh Choirul. Huda menilai hasil PPKM Darurat belum bisa dievaluasi pekan ini. Kasus yang terjadi, merupakan hasil tracing kontak erat di pekan-pekan sebelumnya. "Hasilnya baru bisa terlihat 1-2 minggu lagi," ungkapnya, Sabtu, (17/7/2021). 

TINGGALKAN KOMENTAR