Histori Gammi Bawis, Sajian Khas Bontang Kuala yang Melegenda

News - Redaksi
12 Desember 2020
Histori Gammi Bawis, Sajian Khas Bontang Kuala yang Melegenda Sajian khas Bontang Kuala Gammi Bawis kini sudah dikenal hingga ke luar daerah.

KLIKKALTIM.COM - Para wisatawan ke Bontang kurang lengkap kalau tidak mencicipi gami bawis.

Rumah makan Anjungan, merupakan salah satu wisata kuliner yang menyediakan makanan gammi bawis.

Rumah makan Anjungan, sudah menjual gami bawis kurang lebih 10 tahun lamanya. Pemilik runah makan, Haji Ghalib bercerita asal muasal ia menyediakan menu makan gami bawis.

Ghalib mengatakan, awalnya gammi hanya sebatas sambel dari berbagai lauk. Baik gammi disajikan dengan ikan, gammi dengan ayam, hingga gami dimakan sebagai sambal sayur-sayuran.

Haji Galib pemilik restoran Anjungan di Bontang Kuala sudah 1 dekade menyajikan gammi di restonya

"Dulu kami gammi saja, dan setiap makan hanya sambal gami saja," katanya saat disambangi dikediamannya.

Sebelum ada gammi bawis, ikan bawis hanya dimasak dengan masakan merah. Lambat laun, ia ingin mencoba hal baru hingga membuat jenis makanan gammi bawis.

Menurutnya, gammi bawis hanyalah eksperimen dan bukan makanan khas, melainkan hanya ikon. Dan perlahan gammi bawis banyak diminati konsumen.

Saat dahulu sebelum bawis disajikan dalam bentuk gami bawis, bawis hanya dijadikan sebagai ikan kering saja. Harga pun terbilang sangat murah, berbeda dengan harga ikan bawis saat ini.

Ghalib mengatakan, pada saat dahulu sebelum menjual gami bawis. Gami disajikan hanya untuk makanan keluarga. "Dulu saya jual lebih cenderung ke cumi dan udang, karena banyak dicari orang kami tampilkan gami bawis,"imbuhnya.

Pun awal ia menambah menu gami bawis, konsumen diberikan secara gratis sebagai bentuk promosi. Tak tanggung-tanggung, ia promo gami bawisnya kurang lebih 2 tahun. "Setiap orang yang makan saya gratiskan, dengan cobek sedang" ujarnya.

Menelusuri asal muasal gami bawis
Gammi bawis sudah menjadi makanan sehari-hari bagi orang terdahulu.

Bahan utama gami bawis pun terbilang sederhana, hanya terdiri dari tomat dan bawang merah.

"Karena dulu gammi dimakan dengan singkong juga jadi," tuturnya.

Awal mula gami bawis dipopulerkan oleh masyarakat Bontang Kuala. Istilah sambal gammi pun sudah dikenal lama di Bontang.

"Karena dulunya hanya sambal gami saja, karena kalau makan tanpa sambal itu tidak enak," tambahnya.

Proses pembuatan sambal gami pun sangat simpel, hanya memasukkan sambal yang sudah diulek, dimasak bersama dengan ikan mentah.

Sementara untuk bahan dapurnya, terdiri dari cabai rawit, terasi, tomat, bawang merah, dan minyak.

Dikatakannya, sambal gammi bawis disajikan dengan setengah matang agar rasa segar ikan tetap terasa. "Lebih terasa khas rasa ikannya," ujarnya.

Uniknya lagi, proses penyajian sambal gammi bawis diletakkan di dalam cobek tanah liat dengan ikan bawis.

Kemudian ikan dalam keadaan mentah dengan sambal dimasak langsung di atas kompor. Ketika sudah panas, sambal pun akan meletup-letup.

Dikatakannya, digunakan wadah cobek yang terbuat dari tanah liat memiliki rasa yang berbeda. "Kalau tidak pake cobek tidak enak, ada rasa yang berbeda dan harum," terangnya.

TINGGALKAN KOMENTAR