Berita COVID-19 Bontang

Vaksinasi Massal Terhambat Kesiapan Gedung

News - Asriani
21 Juni 2021
Vaksinasi Massal Terhambat Kesiapan Gedung Juru bicara Satgas COVID-19 Kota Bontang Adi Permana/Klik Bontang-Asriani

KLIKBONTANG.COM - Percepatan vaksinasi COVID-19 di Kota Bontang terkendala sarana gedung untuk menggelar suntik massal. 

Satgas COVID-19 Bontang kesulitan mencari gedung untuk pelaksanaan vaksinasi. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Bontang, Adi Permana.

Sementara waktu meminjam gedung pemerintah dan swasta. Seperti gedung Auditorium Dispopar, Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Auditorium Tiga Dimensi, dan Gedung Koperasi Karyawan PKT.

Gedung yang digunakan pun tak bisa berkelanjutan. Sebab, digunakan untuk kegiatan yang lain untuk instansi masing-masing.

"Itu tidak bisa digunakan berlanjut karena tempatnya juga digunakan kegiatan lain," ungkapnya beberapa hari lalu.

Adi mengaku, gedung pemerintah acap kali digunakan untuk kegiatan. Makanya agenda vaksinasi juga berkerja sama dengan Pupuk Kaltim untuk peminjaman gedung mereka. 

Menurutnya, cakupan vaksinasi ke masyarakat dinilai cepat apabila memiliki banyak gedung.

Semisal, dalam satu hari 500 orang ikut vaksin dengan kapasitas enam gedung. Per gedung 500 orang, kemungkinan besar 3 ribu orang beres disuntik dalam sehari. Tetapi hal itu belum bisa dilakukan karena terkendala kekurangan gedung.

Selain kekurangan gedung jadi penghambat percepatan vaksinasi, sasaran suntik vaksinasi juga sulit dijangkau seperti pedagang.

"Makanya kami buka pendaftaran online supaya dimudahkan siapa yang mau divaksin," jelasnya.

Dari lama COVID-19 Kaltim diketahui cakupan vaksinasi di Bontang untuk kelompok lansia rendah. Data terbaru, 19 Juni menunjukkan persentase dosis pertama lansia 27,10 persen & dosis kedua lansia 21,51 persen

Sedangkan, untuk kelompok pelayan publik di dosis pertama 120,98 persen dan dosis kedua 61,11 persen. 

TINGGALKAN KOMENTAR