10 Warga Binaan Lapas Bontang Bebas Usai Terima Remisi

Pemkot Bontang - Fitri Wahyuningsih
16 Agustus 2019
10 Warga Binaan Lapas Bontang Bebas Usai Terima Remisi  Walikota Bontang menyerahkan sertifikat remisi kepada warga binaan Lapas Bontang (Foto : Fitri)
KLIKBONTANG -- Dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bontang memberikan remisi kepada 760 warga binaan pemasyarakatan (WBP). 10 diantaranya dapat langsung meninggalkan hotel prodeo terbesar di Kalimatan Timur (Kaltim) itu.
 
Dijelaskan Kalapas Bontang, Heru Yuswanto, remisi ini diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Seperti berkelakuan baik dan aktif mengikuti pembinaan. Serta telah melalui minimal 6 bulan dari total masa tahanan.
 
\"Yang menerima remisi ini sudah memenuhi syarat,\" ujar Kalapas Heru kepada awak media usai upacara pemberian remisi, Jumat (17/8/2019) pagi.
 
Dia menambahkan, dalam rangka HUT RI Ke-74. Pihaknya mengajukan remisi untuk 760 warga binaan yang dinilai layak menerima remisi. \"Alhamdulliah pengajuan kami semua dikabulkan Kemenkumham RI,\" jelasnya.
 
Kalapas Heru menjelaskan dari 760 warga binaan tersebut mendapatkan pemotongan masa tahanan bervariasi. Mulai 1-6 bulan. Rinciannya remisi 1 bulan untuk 250 warga binaan; sedang sisanya 2-6 bulan.
 
Walhasil, 10 orang diantaranya dapat langsung menghirup udara bebas pada Sabtu (18/8/2019) esok hari. Sementara 750 lainnya masih harus menyelesaikan sisa pidananya.
 
\"Sebenarnya 15 langsung bebas. Cuma yang 5 orang ini masih harus menjalani subsider,\" urainya.
 
Dia katakan warga binaan penerima remisi paling banyak berasal dari kasus narkotika. Tak heran, mengingat sekitar 75 persen penghuni Lapas Bontang berasal dari kasus itu. Bahkan Kalapas Heru membeber, ada dua blok yang mana seluruh isinya merupakan tahanan kasus narkotika.
 
\"Kalau kriminal tidak terlalu, paling banyak memang narkotika,\" beber Kalapas Heru.
 
Disinggung perihal over crowded lapas masih menjadi momok di lembaga pemasyarakatan ini. Kalapas Heru mengatakan, seperti amanat Dirjen Pemasyarakatan, Sri Puguh Utami yang mengunjungi Bontang beberapa waktu lalu. Problem terrsebut tak perlu dijadikan beban. Justu dijadikan peluang untuk memberdayakan penghuni lapas Bontang.
TINGGALKAN KOMENTAR